GOMBONG, Kebumen24.com – Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Gombong menggelar kegiatan Gathering Nasabah Prioritas dan Literasi Keuangan Keluarga di Front One Hotel Gombong, Kamis malam (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi kepada nasabah prioritas BSI.
Hadir dalam kegiatan tersebut Manager Bank Syariah Indonesia Area Purwokerto Ahmad Widodo, Area Micro and Pawning Manajer BSI Area Purwokerto Nur Widyo Pramudito, Ritel and Transaction Bisnis Manajer Area Purwokerto Amanda Indri Hapsari, Branch Manajer BSI KCP Gombong Delfi Susanti, Priority Banking Relationship Manajer BSI Area Purwokerto Fifa Khafifa, serta para nasabah prioritas BSI Cabang Gombong.
Branch Manajer BSI KCP Gombong Delfi Susanti mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah yang telah loyal mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada BSI.
“Hari ini kita menggelar gathering nasabah prioritas untuk BSI KCP Gombong. Kegiatan ini merupakan apresiasi dari kami kepada nasabah prioritas kami yang memang sudah loyal dengan BSI,” ujar Delfi.
Ia menjelaskan, selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan juga diisi dengan literasi keuangan keluarga. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan yang tepat hingga strategi investasi sesuai porsi dan kebutuhan masing-masing keluarga.
“Pertama-tama, izinkan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu nasabah prioritas yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada Bank Syariah Indonesia, khususnya BSI KCP Gombong. Kepercayaan dan loyalitas Bapak/Ibu merupakan energi dan semangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan terbaik, profesional, serta sesuai prinsip syariah,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman terkait literasi keuangan keluarga. Delfi juga menjelaskan, kriteria nasabah prioritas BSI merupakan nasabah dengan saldo tabungan minimal Rp500 juta.
“Jadi nasabah prioritas kami hari ini yang datang adalah yang memiliki tabungan Rp500 juta ke atas,” jelasnya.
Ke depan, BSI berharap para nasabah dapat merencanakan keuangan keluarga secara lebih terarah sesuai tujuan jangka panjang.
“Misal keluarga memiliki rencana menyekolahkan anak ke luar negeri dalam lima tahun ke depan, itu bisa direncanakan dari sekarang tanpa mengganggu kebutuhan keuangan sehari-hari,” katanya.
Dalam sesi literasi, BSI turut merekomendasikan investasi emas sebagai salah satu instrumen yang dinilai menguntungkan dan mudah diakses.
“Emas merupakan salah satu investasi yang paling menguntungkan dan ini adalah rekomendasi tingkat pertama kami kepada nasabah. Investasi ini mudah, tidak perlu pengetahuan yang rumit. Kita hanya perlu membeli emasnya, dan seiring waktu harga emas akan menyesuaikan,” pungkas Delfi. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















