PERISTIWA

Ngeri! Lantai Dua Tangsi Belanda di Siak Ambruk Saat Dikunjungi Pelajar, 17 Orang Alami Luka

275
×

Ngeri! Lantai Dua Tangsi Belanda di Siak Ambruk Saat Dikunjungi Pelajar, 17 Orang Alami Luka

Sebarkan artikel ini
Screnshut Video peristiwa (Istimewa).

SIAK, Kebumen24.com — Lantai dua Gedung Tangsi Belanda yang berada di Jalan Pemuda Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, roboh pada Sabtu (31/1/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi saat bangunan cagar budaya tersebut dikunjungi rombongan wisata edukasi dari SDIT Baitul Ridho.

Akibat kejadian itu, sebanyak 17 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 15 pelajar, 1 guru, dan 1 orang pemandu wisata. Aparat Polres Siak bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan para korban.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Isryam Siregar menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Sebelumnya, rombongan yang berjumlah 55 murid dan 12 guru tiba di lokasi sekitar pukul 08.49 WIB untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi, dipandu oleh pemandu setempat berkeliling area Tangsi Belanda, termasuk naik ke lantai dua bangunan.

“Setibanya di salah satu ruangan di lantai dua, lantai bangunan yang terbuat dari papan kayu lama dan telah lapuk tidak mampu menahan beban, sehingga runtuh. Rombongan pun terjatuh ke lantai dasar dengan ketinggian sekitar empat meter,” ujar AKBP Sepuh dalam keterangannya.

Dari total 17 korban, sebanyak 10 orang langsung dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Sementara itu, 7 orang lainnya dirawat di Puskesmas Mempura dengan kondisi luka ringan.

“Saat ini seluruh korban sudah dalam penanganan tenaga medis,” tambahnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Siak AKBP James Sibarani bersama personel Polres Siak langsung mendatangi dan mengamankan lokasi. Polisi memasang garis polisi (police line), melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mendata korban dan saksi-saksi. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Siak bersama Bupati Siak Afni Z turut menjenguk para korban di fasilitas kesehatan. Pada pukul 13.00 WIB, keduanya juga meninjau langsung lokasi kejadian untuk melihat kondisi bangunan yang roboh.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti ambruknya lantai dua bangunan bersejarah tersebut. Selain itu, langkah pencegahan juga akan disiapkan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami telah mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bangunan Tangsi Belanda ditutup sementara sampai dilakukan pemeriksaan teknis dan perbaikan menyeluruh demi keselamatan pengunjung,” tegasnya.(K24/*).

Sumber : Detik.com


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.