KEBUMEN, Kebumen24.com — Polres Kebumen menggelar panen raya serentak jagung kuartal IV Tahun 2025 di lahan binaan Polri milik masyarakat, yang berlokasi di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Polri dalam mendukung ketahanan pangan.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengatakan, panen jagung di wilayah Klirong merupakan hasil kolaborasi antara Polres Kebumen dengan Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Luhur. Jagung yang dipanen berasal dari lahan seluas sekitar 700 meter persegi yang ditanami varietas jagung hibrida dan kini telah memasuki masa panen.
“Ini merupakan bentuk pendampingan dan kolaborasi Polri bersama masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Eka Baasith di sela kegiatan panen.
Panen jagung di Kebumen dilaksanakan secara serentak dengan panen raya Polri tingkat nasional yang dipusatkan di Kampung Tembong Gunung, RT 012 RW 004, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Kegiatan nasional tersebut dilaksanakan di lahan seluas 25 hektare.
Panen raya nasional dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog RI, pejabat utama Mabes Polri, serta undangan terkait lainnya. Sementara itu, jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan tersebut melalui sambungan Zoom Meeting.
Di Kabupaten Kebumen, kegiatan panen raya turut dihadiri Kapolres Kebumen beserta pejabat utama Polres Kebumen, unsur Forkopimda Kabupaten Kebumen, Muspika Kecamatan Klirong, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Klirong, perwakilan mahasiswa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
AKBP Eka Baasith menjelaskan, program panen jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui penanaman hingga panen jagung, Polri berupaya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketersediaan bahan pangan strategis, serta mendorong kesejahteraan petani.
“Dengan pendampingan sejak masa tanam hingga panen, diharapkan hasil pertanian masyarakat bisa lebih optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Polres Kebumen menilai keterlibatan Polri dalam sektor pertanian juga menjadi sarana memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Melalui program tanam dan panen jagung ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga hadir dalam upaya pembangunan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















