Pendidikan

Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri, Siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen PKL ke PT Indo Nutrisi Jaya

645
×

Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri, Siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen PKL ke PT Indo Nutrisi Jaya

Sebarkan artikel ini
Tujuh siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen siap menjalani PKL selama enam bulan di PT Indo Nutrisi Jaya, membawa semangat belajar dan pengalaman baru di dunia kerja.”

KEBUMEN, Kebumen24.com – SMK Ma’arif 9 Kebumen resmi menyerahkan tujuh siswa dari kompetensi keahlian Akuntansi dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT Indo Nutrisi Jaya. Meski kerja sama ini belum genap satu bulan berjalan, perusahaan telah memberikan kepercayaan besar kepada sekolah dengan menerima para siswa untuk menjalani PKL selama enam bulan.

Kepala SMK Ma’arif 9 Kebumen, Warsono, ST, menjelaskan pelaksanaan PKL bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting untuk menghubungkan teori dengan praktik nyata di dunia kerja.

“Melalui PKL, siswa kita belajar bagaimana ilmu yang mereka dapatkan di kelas diterapkan langsung di industri. Mereka juga akan mengenal budaya kerja, disiplin, SOP, serta etos profesional,” ungkapnya, Rabu 10 Desember 2025.

PKL diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa sebelum terjun ke dunia kerja. Selain meningkatkan kompetensi teknis sesuai standar industri, aktivitas ini juga melatih soft skill seperti komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, adaptasi, serta kemampuan menyelesaikan masalah.

“Ini pengalaman awal yang akan membentuk karakter profesional mereka. Dengan PKL, siswa lebih percaya diri dan lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” tambah Warsono.

Sebelum diberangkatkan, sekolah melakukan proses seleksi berdasarkan minat jurusan, kedisiplinan, kehadiran, kesiapan mental dan kesehatan, serta motivasi siswa. Seleksi dilakukan melalui wawancara dan pemeriksaan data kehadiran selama di sekolah.

Para siswa juga mengikuti pembekalan berupa penjelasan tujuan PKL, budaya kerja industri, etika komunikasi, materi K3, serta jobdesk yang mungkin mereka hadapi. Selain itu, sekolah memastikan seluruh administrasi siswa lengkap, termasuk CV, portofolio, dan surat izin orang tua.

Selama PKL berlangsung, sekolah melakukan monitoring rutin melalui grup komunikasi, kunjungan lapangan 2–3 kali, serta pengecekan jurnal kegiatan harian. Sementara itu, pembimbing industri juga memberikan laporan perkembangan siswa secara berkala.

“Sinergi pengawasan antara sekolah dan perusahaan penting agar siswa mendapat pengalaman terbaik selama PKL,” jelas Warsono.

Warsono berharap kerja sama ini dapat berkelanjutan dan mendukung peningkatan kompetensi siswa sesuai standar industri. Selain menyediakan siswa yang siap kerja, sekolah juga menyiapkan administrasi PKL, kelengkapan dasar, menjaga komunikasi dengan perusahaan, hingga memberikan apresiasi sebagai bentuk penghargaan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.