PemerintahanPendidikan

Dilantik Jadi Ketua Forum Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Imam Satibi Siap Sinergikan Akademisi dan Pemerintah

508
×

Dilantik Jadi Ketua Forum Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Imam Satibi Siap Sinergikan Akademisi dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, melantik Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I. sebagai Ketua Forum Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kebumen di Pendopo Kabumian, Selasa malam (30/12/2025).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., resmi dilantik sebagai Ketua Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kebumen. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Pendopo Kabumian, Selasa malam (30/12/2025).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Pendidikan Daerah Kabupaten Kebumen masa bakti 2025–2030, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperkuat sektor pendidikan dan pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.

Usai dilantik, Imam Satibi menegaskan bahwa riset dan inovasi harus menjadi landasan utama dalam setiap proses pembangunan daerah. Menurutnya, kebijakan publik yang kuat lahir dari kajian ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Riset tidak boleh berhenti sebagai dokumen akademik. Hasil penelitian harus mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat dan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran,” tegas Imam Satibi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan. Forum yang dipimpinnya diharapkan menjadi ruang strategis untuk menyinergikan potensi akademisi dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kami ingin menjembatani dunia akademik dengan kebijakan publik. UMNU Kebumen dan perguruan tinggi lainnya siap berkontribusi aktif melalui riset yang aplikatif dan inovatif,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menegaskan jabatan yang diemban para pengurus merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kepercayaan ini bukan sekadar posisi struktural, tetapi tanggung jawab moral untuk mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan Kebumen secara berkelanjutan,” tegasnya.

Menurut Bupati, Dewan Pendidikan Daerah diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan. Komposisi dewan yang berasal dari berbagai unsur—mulai dari akademisi, praktisi pendidikan, organisasi profesi, hingga tokoh masyarakat—dinilai mampu memperkaya sudut pandang dalam pengambilan kebijakan.

Pada periode 2025–2030, Joko Purnomo, S.M., M.M. dipercaya sebagai Ketua Dewan Pendidikan Daerah Kabupaten Kebumen. Ia didampingi sejumlah tokoh pendidikan dan profesional, di antaranya Prof. Dr. Azam Syukur Rahmatullah, Dr. Nahdiyah Hidayah, Hasim Asngari, Supriyati Handayani, Sururi, dan lainnya.

Joko Purnomo menyatakan kesiapan Dewan Pendidikan untuk langsung bekerja dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami akan menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan. Aspirasi masyarakat harus terwadahi dan menjadi pijakan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mengukuhkan Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah, yang dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah berbasis data dan kajian ilmiah.

“Riset tidak boleh berhenti sebagai laporan. Hasilnya harus aplikatif, solutif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Bupati Lilis.

Dalam struktur forum tersebut, Bupati Kebumen bertindak sebagai pengarah, Sekretaris Daerah sebagai pembina, serta Kepala Bapperida sebagai pengendali operasional. Sementara posisi Ketua Forum dipercayakan kepada Dr. Imam Satibi.

Forum ini melibatkan sejumlah akademisi dan pengamat kebijakan publik, antara lain Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M., Dr. Herniyatun, M.Kep., Sp.Mat., Yusuf Murtiono, Rustriyanto, Dr. Mustolih, Dirgo Yuswo, Dian Lestari Subekti Pertiwi, serta Supriyanto.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.