PemerintahanPOLRES kebumen

Resmi Dibuka, Operasi Lilin Candi 2023 Polres Kebumen Berlangsung hingga 2 Januari 2024

1637
×

Resmi Dibuka, Operasi Lilin Candi 2023 Polres Kebumen Berlangsung hingga 2 Januari 2024

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Operasi kemanusiaan dengan sandi Operasi Lilin Candi 2023, pengamanan mengahadapi perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2024 Polres Kebumen, resmi dibuka. Pembukaan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di lapangan Pendopo Kabumian Kebumen, Jumat 22 Desember 2023.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP A Recky R. Hadir pula Bupati Kebumen Arif Sugiyanto beserta Forkopimda, dinas terkait, serta para relawan. Operasi ini bakal berlangsung selama 12 hari, mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

Dalam amanatnya, AKBP Recky mengungkapkan operasi ini untuk memastikan semua berjalan aman, lancar dan kondusif. Pihaknya menerjunkan personel sebanyak 281 personel yang akan diploting pada beberapa titik pengamanan, termasuk di Pos Pelayanan sebanyak 1 titk, Pos Pengamanan Gereja berjumlah 5 titik, dan Pos Pengamanan Objek Wisata 2 titik.

“Pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus kita pastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar sebagaimana penekanan Bapak Presiden Joko Widodo. Momentum Nataru telah menjadadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat,” jelas AKBP Recky.

Selain itu, Polres Kebumen menyiapkan dua jalur mudik dan balik kepada masyarakat yang akan melintas Kabupaten Kebumen. Jalur utama melalui tengah, dan jalur alternatif melalui jalur lingkar maupun jalur Pansela.

Para personel akan ditempatkan pada titik rawan macet untuk membantu para pemudik yang melintas di Kabupaten Kebumen. Menurutnya, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024, sehingga memiliki potensi kerawanan yang harus diperhatikan selama operasi.

Sementara itu, Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menambahkan, masyarakat tetap diimbau untuk hati-hati saat menikmati liburan. Diantaranya tidak mengenakan perhiasan mencolok, istirahat jika lelah, dan kepada wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai agar tidak mandi di laut.

“Pesan kami, masyarakat yang mudik untuk selalu hati-hati. Pastikan rumah ditinggal dalam keadaan aman. Tidak mengenakan perhiasan mencolok. Jika lelah harus istirahat. Tak kalah penting, jangan mandi di laut,” pungkas AKP Heru.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.