PEJAGOAN, Kebumen24.com,- Usai menerima pembekalan melalui pelatihan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW), para peserta diminta bisa membuka lapangan kerja atau berwirusaha. Terlebih pasca pandemi covid 19.
Hal tersebut disampaikan oleh ketua LKP Indo Jaya Yuwono Wisudo Pramono pada acara penutupan pelatihan di Desa Aditirto Kecamatan Pejagoan Kamis, 9 Desember 2021. Hadir dalam kesempatan tersebut Kasi Dikmas Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kebumen Nur Cahyani, dan juga kepala Desa Aditirto Hasanudin.
Yuwono menjelaskan kegiatan ini diselengarakan oleh LPK Indo Jaya ini sudah berlangsung selama 50 hari dan diikuti 20 orang peserta. Peserta telah dilatih cara membuat desain grafis dan sablon, sekaligus pemasaran di era digital seperti market place. Dengan harapan dapat menjadi bekal mereka dalam mendirikan usaha mandiri.
‘’ Saya yakin, produk yang dihasilkan mereka usai mengikuti pelatihan ini mampu bersaing di pasaran.’’ujarnya.
Ia mengatakan, pelatihan gratis yang bersumber dari anggaran Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Ristek Republik Indonesia ini juga diberikan peralatan berupa laptop sebagai sarana dalam pembuatan desain grafis. Selain itu mereka juga diberikan pendampingan, oleh LPK Indo Jaya dalam menjalankan wirausaha selagi masih berkembang.
Tak hanya itu, dalam berwirausaha, nantinya akan dibentuk menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 4 orang. Ini dimaksud untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari agar mereka menjadi penguaha.
” Kami sangat berharap, anak anak itu bisa mendirikan usaha sendiri, meskipun sekarang masih beregu, kenapa beregu kalo usaha sablon sendiri sendiri belum ada karyawan tentunya agak memenyulitkan,” Terangnya.
Sementara itu Kasi Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kebumen Nur Cahyani sangat mengapresiasi adanya pelatihan Ini. Menurutnya ini bisa memberikan mamfaat khususnya bagi mereka yang belum memiliki ketrampilan.
‘’Dengan pembekalan pelatihan ini bisa menjadi bekal mereka dalam memasuki dunia usaha. Dan harapannya, para peserta ini bisa membuka lapangan kerja, yang pada akhirnya mampu membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Kebumen.’’ucapnya.
” Dengan ketrampilan ini mereka sudah disipakan untuk bersaing di dunia usaha,” Ujarnya.
Salah seorang peserta pelatihan Taufiq Mubarok mengaku sangat berkesan dan bisa menambah relasi, selama dalam mengikuti pelatihan di LPK Indo Jaya. Terlebih, dirinya kini semakin yakin dalam membuka usaha dengan menerapkan ilmu yang telah diterima oleh para mentor.
” Kedepan ingin membuka usaha di lingkungan sendiri, dan membuka lapangan kerja di tempat kita sendiri,” katanya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















