KEBUMEN, Kebumen24.com – Guna penyebarluasan informasi tentang tahapan pemilihan dan pendidikan pemilih bagi masyarakat, Peran media massa dinilai sangat krusial dan bahkan Media massa juga merupakan sebagai pilar keempat demokrasi. Dimana, media mempunyai posisi yang strategis sebagai pengawas sekaligus pendukung dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Tahun 2020.
Untuk itu, guna memaksimalkan peran media massa dalam pelaksanaan Pilbup Kebumen 2020, KPU mengundang perwakilan media baik cetak dan elektronik pada kegiatan gathering yang digelar Selasa 28 Juli 2020, di Kantor KPU Kebumen, Jl. Arungbinang No 14 Kebumen.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kebumen Yulianto menjelaskan terkait PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan pilkada tahun 2020 dan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pilkada lanjutan di masa pandemi. Dimana, saat ini KPU tengah melaksanakan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang akan berlangsung hingga 13 Agustus 2020.
‘’ Untuk kegiatan selanjutnya adalah pendaftaran pencalonan yang akan dimulai pada 4 – 6 September 2020 mendatang. Sebagai langkah antisipasi, KPU juga telah melakukan koordinasi terkait pelaksanaan kampanye dengan stakeholder terkait, khususnya membahas pelaksanaan kampanye dalam koridor protokol kesehatan covid-19,’’jelas Yulianto.
Lebih lanjut menurut Yulianto, Penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi saat sekarang ini tentu membutuhkan keterbukaan dan volume informasi yang lebih luas. Hal itu dilakukan guna tercapainya penyelenggaraan Pilbup Kebumen yang memenuhi prinsip kesehatan dan keselamatan bagi pemilih, peserta maupun penyelenggara Pilkada. Untuk itu, metode sosialisasi di masa pandemi ini lebih mengutamakan metode nir pertemuan dengan maksimalkan peran media baik media massa maupun media sosial.
KPU berharap mitra media dapat menyampaikan informasi secara berimbang dan transparan sekaligus menjadi saluran penghubung partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan Pilkada. Sehingga akan tercipta iklim demokratis yang kondusif dan berkeadaban menuju Kebumen yang lebih baik.
‘’ Gathering ini diharapkan bisa dilaksanakan secara berkala sehingga lebih membuka ruang keterbukaan publik dalam mengakses informasi penyelenggaraan Pilkada secara luas dan berimbang. Dengan begitu akan tercipta pula Pilbup resik, Kebumen apik,’’pungkas Yulianto. (K24/IMAM/ZETTY PKL)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















