KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Grogolpenatus, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, menyimpan jejak sejarah panjang yang sarat nilai kebersamaan. Hingga kini, masyarakatnya dikenal memiliki semangat gotong royong dan kekeluargaan yang kuat, menjadi ciri khas kehidupan sosial di desa tersebut.
Dalam catatan sejarah, kepemimpinan Desa Grogolpenatus mulai terdokumentasi sejak tahun 1901. Saat itu, desa dipimpin oleh seorang Glondong—yakni pemimpin beberapa lurah—bernama Ki Suta Sentana yang menjabat dalam kurun waktu 1901 hingga 1940.
Sebelum tahun 1901, wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Grogolpenatus belum memiliki nama tersebut dan belum dipimpin oleh satu kepala desa. Pada masa itu, wilayah ini masih terbagi menjadi empat kelurahan, masing-masing dengan pemimpinnya sendiri, yakni Kelurahan Penatus dipimpin Ki Santa Wijaya, Kelurahan Kauman dipimpin Ki Suta Sentana, Kelurahan Juru Tengah dipimpin Ki Patra Klasa, serta Kelurahan Pekuncen di bawah kepemimpinan Ki Karmo Sastro.
Menariknya, dari keempat wilayah tersebut tidak ditemukan nama “Grogolpenatus”. Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa “Grogol” dulunya merupakan nama sebuah wilayah desa yang cukup luas. Seiring waktu, wilayah tersebut kemudian terbagi menjadi dua bagian, yakni Grogol sebelah barat yang kemudian dikenal sebagai Grogolpenatus—diambil dari nama Kelurahan Penatus—dan Grogol sebelah timur yang menjadi Grogolbeningsari, merujuk pada Dukuh Beningan.
Meski demikian, kisah asal-usul nama tersebut hingga kini belum memiliki sumber sejarah ilmiah yang dapat dipastikan kebenarannya. Namun, penamaan tersebut dinilai cukup relevan jika melihat kondisi administratif desa yang ada saat ini.
Tonggak penting dalam sejarah desa terjadi pada tahun 1901, ketika dilakukan penggabungan (blengketan) empat kelurahan menjadi satu kesatuan wilayah dengan nama Desa Grogolpenatus. Dalam proses ini, Ki Suta Sentana—yang sebelumnya menjabat sebagai lurah di Kelurahan Kauman—ditunjuk sebagai kepala desa pertama hasil penggabungan tersebut.
Sejak saat itu, Grogolpenatus terus berkembang menjadi desa yang menjunjung tinggi nilai persatuan, gotong royong, dan kekerabatan antarwarga yang tetap terjaga hingga kini.
Sumber: Website Resmi Desa Grogolpenatus https://grogolpenatus.kec-petanahan.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/4/73
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















