KEBUMEN, Kebumen24.com – Mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona covid-19, terus digencarkan Polres Kebumen. Salah satunya sosialisasi tentang pentingnya Protokol Kesehatan. Disatu sisi Operasi Yustisi pendisiplinan adaptasi kebiasaan baru juga konsisten digelar dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran.

 

Seperti yang dilakukan Kasat Polair AKP Hari Harjanto, Rabu 3 Februari 2021. Pihaknya memberikan edukasi kepada para nelayan untuk tetap patuh protokol kesehatan, sambil membagikan masker gratis kepada para nelayan. Untuk menertibkan, Sat Polair juga melibatkan FKPM Sat Polair.

 

Menurut AKP Hari Harjanto, sejak dibukanya kembali lokasi wisata sesui surat edaran Bupati Kebumen Nomor 440/063, mulai tanggal 2 Februari, warga mulai banyak datang ke pantai.

 

“Dengan dibukanya lokasi wisata, termasuk wisata pantai, kita imbangi juga dengan peningkatan kegiatan Operasi Yustisi dan bagi masker. Adapun sasaran adalah para nelayan, wisatawan serta warga masyarakat sekitar, ” kata AKP Hari Harjanto.

 

Dengan dibukanya kembali wisata, menjadi angin segar bagi pengelola wisata Pantai Menganti. Menurut salah satu pengelola wisata, Eko Yulianto (30), Pantai Menganti sudah mulai buka sejak tanggal 20 Februari. Namun ada pembatasan pengunjung 30 persen, mengacu surat edaran Bupati Kebumen yang diterimanya.

 

Dimana saat situasi normal, pengunjung perhari bisa 20 ribu pengunjung. Saat PPKM sekarang ini, pengunjung hanya di angka 1500 pengunjung. Dengan demikian, pengunjung Pantai Menganti belum sampai ke angka 30  persen.

 

“Sudah mulai buka untuk Pantai Menganti. Tapi jumlah pengunjung tidak sampai 30 persen. Kalau situasi normal bisa sampai 20 ribu pengunjung. Saat PPKM sekarang ini hanya 1500 an pengunjung,” jelas Eko.

 

Guna memastikan protokol kesehatan tetap berjalan, di pintu masuk pengelola wisata hanya melayani wisatawan yang bermasker.  Jika wisatawan datang ke Menganti mengabaikan protokol kesehatan, tidak akan dilayani dan tidak diperbolehkan lokasi wisata.(K24/THR/win).

 

By Redaksi

Redaksi Kebumen24