Wakil Bupati Kebumen Setuju dengan Program Mensos Risma Hapus BLT

oleh -
K24

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH, siap mendukung program Mentri Sosial yang baru Tri Risma Harini, dimana, bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat akan dihapus, dan sebagai gantinya, semua bantuan sosial akan disalurkan melalui teknologi informasi sehingga semuanya lebih transparan.

 

Hal itu Ia sampaikan disela sela kesibukanya, Minggu 27 Desember 2020. Menurut H. Arif yang sekaligus Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kebumen program yang dicanangkan Mensos Risma sangat tepat dan sesuai dengan harapan pemkab Kebumen, yakni agar bantuan yang sisalurkan bisa tepat sasaran dan langsung ke yang berhak menerimanya. Selain itu, juga sekaligus untuk menghindari penyelewengan dana dalam penyaluran bantuan sosial.

 

‘’ Tentunya kami telah melihat langsung DTKS di Kebumen masih sangat bersmasalah. Bahkan sebelumnya kami telah menganggarkan 1 miliyar untuk pembetulan DTKS, dan dari hasil yang kami pantau pun belum maskimal. Untuk itu dengan adanya program dari Ibu mentri yang baru ini dimana bantuan akan diberikan langsung melalui rekening, tentunya ini sangat singkron dengan cita cita kami,’’ujar Wabup Arif.

 

Lebih lanjut Wakil Bupati menjelaskan, bahwa sekitar 24, 67 persen Data Terpadu Kesejahteran Sosial untuk Kebumen harus dibetulkan, yaitu 84019 nama harus hapus. Kendati begitu, hingga kini masih terkendala dan Dinsos sendiri belum bisa menyelesaikan kendala tersebut dengan baik. Sehubungan dengan kebijakan mensos yang baru ini dinilai sangat tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

 

‘’ Bantuan sosial ujung pangkalnya di kemensos, jadi ketika kemensos memberikan program baru dimana bantuan akan disalurkan melalui rekening langsung, tentunya tidak aka nada lagi by name yang tidak tepat sasaran dan lainya. Dengan begitu maka tidak ada lagi data yang tumpak tindih dan saling curiga baik masyarakat maupun pemerintah,’’imbuh H. Arif yang juga sebagai Calon Bupati Kebumen terpilih itu.

 

Selain itu Wabup Arif juga menambahkan, ditengah pandemi covid 19 seperti sekarang ini, pemerintah juga akan melakukan program vaksinasi, dan pemerintah juga tentunya harus menyiapkan anggaran untuk honor bagai para tenaga pemberian vaksin. Hal itu dilakukan agar program pemberian vaksinasi ini dapat berjalan lancar dan maskimal.

 

Kepada para ASN yang mengelola anggaran bansos ini, Wakil Bupati berpesan agar mentatai peraturan yang ada dan jangan salah sampai disalah gunakan. Terlebih bagi siapa saja yang menyelewengkan dana bantuan Covid 19 ini makan akan kenakan ancaman hukuman mati. Untuk itu jangan sekali kali berkeinginan memiliki yang bukan hak nya.(K24/THR).

 

TONTON VIDEONYA :

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24