Viral, Nenek Renta Bungkuk Datang ke TPS Nyoblos Terapkan Protokol Kesehatan

oleh -
Viral, Nenek Renta Bungkuk Datang ke TPS Nyoblos Terapkan Protokol Kesehatan

PURING, Kebumen24.com – Ada yang menarik dari pelaksanaan pilkada Kebumen 2020 kemarin. Disaat banyak warga kebumen yang tidak datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya dengan berbagai macam alasan, Mbah Nasiyah (83) datang ke TPS dengan penuh semangat dengan berjalan kaki meski harus menumpuh jarak yang cukup jauh.

 

Wanita lanjut usia itu mengaku sangat antusias untuk datang dan mencoblos di TPS tanpa adanya paksaan ataupun iming – iming apapun dari orang lain. Wanita renta itu mengaku datang ke TPS atas kesadaran dan hati nurani sendiri.

 

“Nggih pancen niat nyoblos, mboten enten sing maringi nopo-nopo nggih kulo tetep nyoblos”, Kata Nasiyah di rumahnya Jum’at 11 Desember 2020.

 

Nasiyah justru menyayangkan banyak warga yang masih muda dan energik di desanya yang enggan datang ke TPS. Nasiyah berpesan kepada para generasi penerus bangsa agar tidak menjadi generasi yang golput

 

“Nom-nom pada esih gagah gagah waras waras kok ora pada gelem nyoblos”, imbuhnya

 

Nasiyah sendiri sudah 8 tahun hidup sebatang kara, suaminya telah meninggal dunia dan kedua anaknya yang telah berkeluarga berada jauh di kota lain dan hampir tak pernah ada kabar. Kini Nenek yang sudah membungkuk itu tinggal di rumah yang dibuatkan warga , yang kini kondisinya sudah sangat tidak layak . Untuk kebutuhan sehari-hari Nasiyah biasa membuat sapu lidi dan mengumpulkan buah melinjo untuk di jual ke pasar.

 

Umi Rinati (46) Ketua KPPS TPS 3 Desa Waluyorejo mengungkapkan Mbah Nasiyah memang terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 3. Pihak KPPS pun sudah menawarkan diri untuk mengantar dan menjemputnya, namun mbah Nasiyah menolak dan memilih datang sendiri ke TPS dengan berjalan kaki sendiri.

 

“Kami sudah menawarkan ke mbah Nasiyah untuk diantar tapi beliau menolak, katanya takut jatuh “, ungkapnya

 

Umi menjelaskan Mbah Nasiyah datang ke TPS sudah mengguankan masker, dan selama di TPS pun dirinya selalumengikuti prtokol kesehatan yang di terapkan di TPS. Dan proses pencoblosannya pun ia lakukan sendiri tanpa pendamping.

 

“Beliau datang sudah pakai masker dari rumah katanya beli sendiri, dan selama di TPS juga nurut mengikuti semua protocol kesehatan yang di terapkan. Mbah Nasiyah juga nyoblos sendiri tidak ada pendampingnya”, jelas umi.

 

Sementara itu, Murti (26) orang yang mengabadikan momen terebut dengan ponselnya saat bertugas sebagai KPPS mengaku dirinya tersentuh dengan kehadiran Mbah Nasiyah. Dirinya pun mengunggahnya ke media social miliknya. Murti berharap hal tersebut bisa mengedukasi warga yang selama ini golput dan tidak mau menggunakan hak pilihnya,  sedangkan ada Mbah Nasiyah yang sudah renta dan sulit untuk berjalan rela berjalan jauh untuk datang ke TPS untuk menentukan pilihannya.

 

“Mbah Nasiyah yang usianya sudah lanjut dan jalannya susah masih bersemangat untuk datang ke TPS masa kita yangmasih muda sehat malas untuk mengguanakan hak pilih kita”(K24/ARTA).

 

TONTON VIDEONYA :

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24