Usai Pilkada, Bersatu Lebih Baik Untuk Membangun Kebumen

oleh -
FOTO GUS FACHRUDIN ACHMAD ANNAWAWI

KEBUMEN, Kebumen24.com – Setelah sempat berbeda pilihan politik pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020, masyarakat diajak kembali bersatu untuk membangun Kebumen agar kedepan lebih baik. Bagi para pendukung diminta untuk tidak menyikapi hasil pemilu dengan tindakan berlebihan.

 

Hal itu disampaikan Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kebumen Gus Fachrudin Achmad Nawawi, Usai Sholat Jumat di Masjid Ponpes Alhasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian, Jumat 11 Desember 2020. Menurutnya, dengan selesai kampanye politik dan pemilihan langsung, maka perlu disusul dengan menumbuhkan sikap santun, tenang, dan menguatkan persaudaraan antar sesama serta bersyukur karna pilkada telah berjalan dengan baik dan lancar.

 

“Menurut saya, bersatu itu lebih baik untuk membangun Kabupaten tercinta kita ini. Dalam urusan politik perbedaan adalah hal yang wajar. Politik memang harus berbeda. Tapi, setelah ini mari kembali bersatu rapatkan barisan, ” ujar Kyai Muda yang Akrap disapa Gus Fachru itu.

 

Lebih lanjut Gus Fachru yang sekaligus Ketua Forum Santri Indonesia Cabang Kebumen itu mengingatkan kepada masyarakat terutama pendukung pasangan calon Bupati Arif – Rista maupun Kolom Kosong agar tidak menyambut hasil pemilu dengan tindakan yang berlebihan. Kepada paslon yang merasa sudah terpilih, harus diingat bahwa kemenangan ini merupakan amanah rakyat. Amanah ini harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan.

 

‘’ Baik pendukung paslon maupun kolom kosong, sudah saatnya kita rukun kembali, menjaga toleransi dan perdamaian. Tidak perlu kita mencari cari kesalahan atau berprasangka buruk. Prinsipnya kita ini sama sama warga Kebumen, dan untuk paslon terpilih tolong jaga amanah masyarakat dengan baik, jangan sia siakan kepercayaan mereka,’’ucapnya.

 

Ketua RMI juga meminta kepada seluruh media massa untuk ikut aktif menjaga suasana agar tidak larut dalam potensi konflik Pilkada Kebumen. Selain itu dirinya juga mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti pilkada. Tak terkeculai bagi relawan KoKo yang telah turut berpartisipasi mengawal pemilukada secara demokratis.

 

Gus Fachru mengatakan, pemilukada dengan Paslon Tunggal pada Rabu 9 Desember 2020 kemarin menjadi catatan sejarah penting bahwa warga Kebumen mampu berpolitik secara sehat, santun, cerdas, dan elegan.

 

“Sepanjang pilkada Kebumen baru kali ini muncul Paslon tunggal dan berhadapan dengan Kolom kosong. Hal ini tentunya harus disikapi dengan postif, dimana Politik tidak hanya milik kelompok elit, namun juga milik seluruh warga,’’imbuhnya.

 

Terkait dengan hasil resmi pilkada, Gus Fachru mengajak semua pihak agar bersabar menunggu hasil penghitungan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen. Untuk itu, Dirinya meminta KPU agar menjalankan proses penghitungan suara dengan berdasar amanah, tugas, dan kejujuran.

 

‘’ Meskipun hasil sementara telah muncul bahwa perolehan suara terbanyak didapat  oleh paslon tunggal, namun yang dianut sesuai undang-undang adalah perhitungan resmi dari  KPU dan kemudian akan umumkan siapa yang menang, siapa yang kalah dengan data dan validasi yang dapat dipertanggungjawabkan,”tandasnya.(K24).