Usai Noblos di TPS, Warga Jogopaten Meninggal Dunia

oleh -
istimewa

BULUSPESANTREN, Kebumen24.com –  Seorang warga Desa Jogopaten, Kecamatan Buluspesantren, Mohamad Sokeh meninggal dunia di Area Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 desa setempat. Pria berusia 85 Tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya usai melakukan hak pilihnya pada Pilkada Kebumen 2020.

 

Informasi yang dapat dihimpun peristiwa yang sempat mengejutkan warga setempat itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB pagi Rabu 9 Desember 2020. Sebelumnya Mohamad Sokeh datang ke TPS 7 desa setempat dengan tanpa menunjukkan indikasi sedang dalam kondisi sakit.

 

Salah satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 7 Ibnu menuturkan, saat datang ke TPS untuk menunaikan hak pilihnya, Mohamad Sokeh tidak menunjukkan indikasi-indikasi atau gejala penyakit yang ganjil.

 

“Ketika dilakukan pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan termogan kondisinya normal. Sehingga tidak ada perlakuan khusus untuknya,” terang Ibnu.

 

Sebelum meregang nyawa, kata Ibnu, Mohamad Sokeh sempat terjatuh beberapa saat setelah melakukan cuci tangan ditempat yang telah disediakan oleh pihaknya.

 

“Setelah cuci tangan dia tiba-tiba terjatuh,” katanya.

 

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Jogopaten menjelaskan, setelah dievakuasi oleh para petugas di TPS setempat, yang bersangkutan sempat dipanggilkan petugas kesehatan dari Puskesmas Buluspesantren. Kendati demikian, nyawa Mohamad Sokeh sudah tak bisa ditolong.

 

“Saat di cek oleh tenaga medis, kondisi yang bersangkutan sudah tak bernyawa. Jenazah sudah dibawa ke rumah duka,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) Buluspesantren menambahkan, meski terjadi insiden tersebut diawal pemungutan suara, proses pemungutan suara di TPS setempat terus dilaksanakan dengan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) sesuai standar yang ada.

 

“Berdasarkan keterangan dari keluarga yang bersangkutan, sebelumnya yang bersangkutan memang pernah mengeluh sakit,” pungkasnya.(k24/Anto).