Unjuk Rasa di Kebumen Dinilai Karna Kurang Didengarnya Aspirasi Rakyat

oleh -740 views
FOTO GUS HARRY ALHASANI

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Adanya aksi unjuk rasa di jalan yang terjadi di Kebumen pada beberapa hari waktu lalu dinilai lantaran kuran didengarnya aspirasi masyarakat oleh pemerintah selama ini. Untuk itu masyarakat akhirnya mengambil cara tersendiri menyampaikan aspirasinya, dalam hal ini melakukan demo.

 

Hal itu disampaikan oleh Tokoh muda Gus Harry Muhammad Alhasani, Selasa 13 Oktober 2020. Menurutnya, Aksi unjuk rasa da nada yang sampai anarkis bukan semata mata karna menolak terhadapa keputusan pemerintah. Namun bisa jadi itu bentuk luapan aspirasi masyarakat yang terpendam selama ini.

 

‘’ Terjadinya demo mungkin karna masyarakat sudah resah dan muak dengan pemerintah lantaran selama ini aspirasanya kurang didengar. Tapi saya juga meyayangkan jika demo diwarnai dengan kericuhan,’’ujar Gus Harry yang sekaligus Ketua Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Cabang Kebumen itu.

 

Untuk itu, lanjut Gus Harry,  perlu adanya bimbingan yang serius dikalangan generasi muda kususnya tentang bagaimana cara menyampaikan haknya agar tersalurkan. Bukan dengan cara cara anarkis melainkan dengan duduk bersama.

 

Gus Harry juga menyebutkan, sebaiknya kalangan legislatif juga sering turun bawah untuk mendengar dan melihat secara langsung keluh kesah yang dirasakan masyarakat saat ini.

 

‘’ Jangan hanya terjun ketika ada acara/momen saja. Dan untuk menghindari hal hal negatif, legislatif juga harus benar banar memahami makna Trias Politika  sesungguhnya. Sebab bisa jadi sebagian masyarakat sudah jenuh dengan birokrasi yang ada di Kebumen,’’pungkasnya. (K24/THR).

Tinggalkan Balasan