Tinjau Lokasi Ledakan Mercon di Mirit, Bupati Ungkapkan Rasa Prihatin

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Adanya musibah yang menimpa warga di Desa Ngabean Kecamatan Mirit akibat terkena ladakan petasan, menjadi keprihatinan tersendiri khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Kebumen. Dalam hal ini Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang meninjau langsung lokasi kejadian dan juga mendatangi rumah duka para korban yang meninggal dunia.

Peninjauan dilakukan bersama Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama dan Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara Rabu 12 Mei 2021. Dari kejadian ini, 3 orang korban meninggal masing-masing yaitu Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky (19) dan Sugiyanto (23).

Sedangkan korban mengalami luka-luka yakni Bambang priyono (29), Rio Dwi Pangestu (22), Alib (24), Irwan (25) dan Ratna. Para korban kini tengah menjalani perawatan di RSUD Prembun untuk dilakukan penanganan medis.

Bupati menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang dialami para korban. Menurutnya kejadian ini cukup memprihatinkan, terlebih sebelumnya masyarakat juga telah diimbau untuk tidak bermain petasan. Termasuk saat lebaran.

‘’ Adanya kejadian ini, saya selaku Bupati tentunya sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tapi kami juga menyayangkan hal ini bisa terjadi. Apalagi sebelumnya sudah kami imbau agar jangan sampai bermain petasan,’’imbuh Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Polres Kebumen untuk melakukan operasi agar jangan sampai masyarakat menggunakan petasan. Ini dilakukan guna mengantisipasi adanya peredaran mercon. Bahkan sebelumnya Polres Kebumen juga sudah memusnahkan sebanyak 400 Kilogram petasan dari hasil Operasi yang ditingkatkan.

Untuk itu, dengan kejadian ini Bupati menekankan kepada seluruh masyarakat agar jangan sampai mencoba coba marakit mercon yang tentunya sangat berbahaya. Seperti dampak kejadian ini, dimana rumah hancur dan juga mengakibatkan meninggal dunia. Hal ini harus jadi perhatian bersama agar tidak terulang.

‘’ Kepada seluruh masyarakat kami imbau jangan sekali kali mecarik apalagi mengedarkanya. Ini sangat berbahaya, seperti kita lihat dari kejadian ini. rumah hancur hingga menyebakan ada korban jiwa. Hal ini harus menjadi pelajaran kita semua agar jangan sampai terulang,’’imbau Bupati.

Sebagai bentuk keprihatinya, Bupati juga telah meminta kepada Dinas Kesehatan Kebumen agar seluruh biaya perawan para korban selama di rumah sakit ditanggung oleh pemkab melalui Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda.

Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menjelaskan dari hasil oleh TKP petugas menemukan sejumlah barang bukti perlengkapan alat dan bahan serbuk untuk pembuatan mercon. Kendati begitu proses olah TKP masih terkendala minimnya penerangan mengingat kondisis malam hari. Untuk itu, proses Olah TKP akan dilanjutkan siang hari oleh Tim Labfor.

‘’Untuk penangangan sementara kita sudah memasang garis Line di lokasi kejadian dan juga sudah melakukan oleh TKP, namun karna terbatasnya penerangan di malam hari kita lanjutkan siang hari besok,’’terang Kapolres. (K24/THR).