,

Tardisi Pemuda Blok Beji Saat Bangunkan Sahur Warga.

oleh -188 views
Foto Saat bangunkan Sahur

KEBUMEN, Kebumen24,com- Walaupun sebentar lagi lebaran  dan puasa Ramadhan akan segera berakhir, akan tetapi semangat pemuda Blok Bedji untuk membangunkan warga tidak pernah surut. Biasanya kegiatan tersebut dilakukan secara berkelompok sambil berkeliling membawa alat-alat seadanya untuk membuat bebunyian.

 

Kegiatan tersebut adalah salah satu tradisi bulan suci Ramadan warga Bolk Bedji Dukuh Tanuraksan RT 04 RW 02 yang selalu ditunggu-tunggu anak muda disaat menjelang sahur. Akan tetapi walaupun ditengah pendemi covid 19 mereka tetap memperhatikan protokoler kesehatan dengan menerapkan sosial distancing dan physical distancing sesuai dengan himbauan pemerintah.

 

Ketua RT setempat Paryanto mengatakan Rabu pagi (20/05/2020) Setiap hari selama bulan suci Ramadan para pemuda sudah mulai bersiap dari pukul 2 pagi untuk berkeliling membangunkan warga guna menyiapkan hidangan untuk bersantap.

 

“ Para pemuda sudah mulai bersiap dari pukul 2 pagi untuk membangunkan warga dengan peralatan seadanya,” ucap Paryanto.

 

Foto Saat bangunkan Sahur

Walaupun dalam posisi berjauhan dalam memainkan alat music seadanya seperti bedug, rantang, botol kaca bekas, dan kecik mereka tetap bisa menciptakan alunan musik yang apik. Alunan musik tersebut diiringi pula lantunan sholawatan yang dinyanyikan bersama sambil berjalan mengelilingi perdukuhan. Sesekali lagu dangdut juga dimainkan oleh para pemuda tersebut.

 

“ Musik yang dimainkan cukup bagus sambil berkeliling biasanya mereka melantunkan Sholawat yang dinyanyikan bersama sama,” ucap ketua RT setempat.

 

Ditambahkan para warga juga menyambut baik dan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para pemuda setempat. Menurutnya kegitan tersebut selain bermanfaat juga dapat untuk menggali potensi di bidang seni.

 

“ Para warga sangat terbantu sekali dengan apa yang dilakukan oleh para pemuda, palagi dinihari biasanya warga susah untuk bangun untuk menjalankan ibadah sahur,” pungkas Paryanto.

 

Akan tetapi walaupun sudah menerapkan himbauan pemerintah tentang Phisical dan Sosial distancing para pemuda masih melupakan penggunaan masker dalam membangunkan sahur warga. Hal ini tampak sebagian dari mereka belum ada yang menggunakan masker,(K-24/IMAM)

Tinggalkan Balasan