Tahun 2022, Alokasi Anggaran Polres Kebumen Sebesar Rp 91 M

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com – Di Tahun 2022 Polres Kebumen bakal memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 91 miliar. Jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2021 angka tersebut mengalamai kenaikan sekitar 6,5 persen

Hal tersebut dipaparkan dalam acara Pemantauan dan Pendampingan Sosialisasi Alokasi Anggaran Satker Polres Kebumen Tahun Anggaran 2022 di Gedung Tri Brata, Mapolres Kebumen, Kamis 25 November 2021. Hadir Kabagren Progar Biro Rena Polda Jateng AKBP Yudy Priyono, Asisten 3 Setda Kebumen Amin Rahmanurrasjid., Asisten Administrasi Sekda Kebumen mewakili Bupati, serta unsur Forkompinda.

Acara dibuka Wakapolres Kebumen Kompol Edi Wibowo mewakili Kapolres AKBP Piter Yanottama. Sososialiasi diikuti sejumlah pengusaha, wartawan, tokoh agama, LSM, para pejabat utama Polres Kebumen, Kapolsek dan anggota Bhayangkari Polres Kebumen.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Kompol Edi Wibowo menyatakan, pihaknya sengaja mengundang berbagai pihak agar benar-benar ikut memantau serta memberi saran dan masukan positif. Dengan harapan terjalin koordinasi, sinergitas  dan kolaborasi serta pembaharuan pelayanan dalam mewujudkan Polres menjadi wilayah bebas dari korupsi.

”Kami berharap dukungan dan masukan dari semua pihak untuk kebaikan dan pelayanan Polri ke depan agar semakin baik,”ucap Wakapolres.

Kabagren Polres Kebumen Kompol Iskrun memaparkan, Polres Kebumen ditahun 2022 bakal memperoleh alokasi anggaran Rp 91.603.613.000. Anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja pegawai dan kegiatan di semua satuan kerja Polres Kebumen.

Sebelumnya pihaknya juga telah mengusulkan agar empat Polsek di wilayah Kebumen yang statusnya masih Tipe D menjadi Tipe C. Polsek Tipe D di Kebumen yakni Polsek Padureso, Karangsambung, Bonorowo dan Poncowarno.

”Kita sudah usulkan, 4 Polsek dari tipe D menjadi Tipe C. Jadi kapolseknya nanti tidak usah cari job untuk naik pangkat.”jelasnya,

Sementara itu AKBP Yudy Priyono menjelaskan, salah satu realisasi anggaran yang turun pada 2021 yaitu dari tilang. Mengingat selama Pandemi Covid-19 Polri tidak melakukan tilang. Namun melakukan operasi simpatik guna ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menekan kerumunan.

AKBP Yudy juga mengatakan tentang tilang elektronik dalam bentuk perekaman atau Electronic Traffic Law Enforcement ETLE. Dalam pemberlakuan ETLE bukan berarti polisi lalu-lintas mencari  pelanggaran, namun untuk menemukan pelanggaran. Tujuannya tidak lain agar pengguna jalan dan pengendaran lebih tertib mematuhi peraturan lalu-lintas.

Adanya kegiatan tersebut Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Amin Rahmanurrasjid menyampaikan bahwa keberadaan Polres Kebumen menciptakan Kamtibmas semakin dibutuhkan dan diakui oleh masyarakat. Untuk itu Bupati mengapresiasi selama pandemi Covid-19 Polres Kebumen terus bekerja sama dengan Pemkab dan TNI serta Satgas.

‘’ Atas keterliban semua pihak salah satunya Polri, kasus positif Covid-19 semakin melandai dan bahkan nihil sehingga Kebumen sudah masuk PPKM Level 2.’’ucapnya.(K24/*)