Soal SE Gubernur 6 dan 7 Februari di Rumah Saja, Bupati Kebumen: Pasar Tradisional Tidak Tutup

oleh -
K24

KEBUMEN, Kebumen24.com – Adanya Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Nomor: 443.5/0001159 Tanggal 25 Januari 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, Diminta kepada Bupati/Walikota Se-Jawa Tengah untuk mensukseskan “Gerakan Jateng di Rumah Saja”.

 

Kegiatan ini merupakan gerakan bersama seluruh komponen masyarakat di Jawa Tengah dalam rangka memutus transmisi dan menekan penyebaran Covid-19 dengan cara tinggal di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan rumah yang dilaksanakan secara serentak pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

 

Terkait hal tersebut, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz meminta khusus untuk pasar tradisional tidak ditutup. Namun untuk pasar modern Bupati setuju jika ditutup. Hal ini dikarenakan, pasar tradisional merupakan tempat masyarakat berusaha menjual dagangannya, yang mana setiap harinya harus laku terjual.

 

‘’Kalo pasar modern seperti Jadi Baru, Rita dan swalayan lain monggo ditutup sesuai surat edaran dari Bapak Gubernur Jawa tengah, tapi kalo pasar tradisional ini kebijakan daerah dan jika nanti kalo saya tutup Sabtu dan Minggu pedagang pasar kasihan, karena mereka mencari usaha, ada yang jual sayur macem-macem nanti kalo dua hari tidak dijual ini akan busuk seperti cabai dan lain sebagainya,  ini kasihan ,’’ ujarnya di sela-sela kegiatan Penyerahan SK P3K di Pendopo Bupati, Rabu, 3 Februari 2021.

 

Lebih jauh Bupati juga mengatakan pihaknya siap mendukung rencana Gubernur Jateng, dua hari Sabtu Minggu untuk di rumah saja. Dengan harapan angka kasus penularan covid-19 bisa ditekan.(K24/imam).

 

Berikut Surat Edaran Bupati Kebumen :

 

1
2
3