Sejumlah Petani di Kebumen Keluhkan Anjloknya Harga Cabai

oleh -

BULUSPESANTREN, Kebumen24.com – Anjloknya harga cabai mulai dikeluhkan oleh sejumlah petani di Kebumen, salah satunya di Desa Seterojenar, Kecamatan Buluspesantren. Mereka mengaku rendahnya harga cabai tidak sebanding dengan biaya perawatan, terutama pupuk dan obat hama.

Seperti diutarakan Paryadi (50), salah satu petani cabai saat ditemui di ladangnya, Selasa 31 Agustus 2021. Ia mengatakan saat ini cabai rawit hanya dihargai Rp 7.000 per kilogramnya. Padahal normalnya kisaran Rp20.000.

‘’ Ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir.’’katanya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Martimin (36) petani cabai di Desa Brecong, Kecamatan Buluspesantren. Ia mengatakan harga cabai keriting saat ini Rp.4.500 per kilogram jauh dari harga sebelumnya yaitu Rp.20.000/Kg.

‘’ Harga ini sudah berlangsung sekitar 4 bulan terakhir. Semoga ada solusi dari pemerintah,’’ujarnya.(k24/ILHAM).