PADURESO, Kebumen24.com – Satu korban tanah longsor di Desa Kalijering Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen kembali berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Proses evakuasi dilakukan bersama unsur BPBD Kebumen, Polri dan TNI serta sejumlah relawan lainya.

 

Sebelumnya korban pertama yang ditemukan yakni Tarsinah (60) pada Rabu 10 Februari 2021 sekira pukul 06.30 WIB dalam keadaan meninggal. Adapun korban kedua yaitu Doniatun (46) ditemukan sekira pukul 14.30 wib, berjarak 110 meter dari rumah korban. Sedangkan korban bernama Jemarun (48) hingga kini masih dalam pencarian.

 

Dijelaskan Kasi ops Basarnas Cilacap Moel Wahyono, untuk proses pencarian korban memang sempat mengalami kendala akibat pengaruh cuaca hujan yang tinggi. Meski begitu, proses pencarian akan dterus dilakukan.

 

” Alhamdulillah, hari ini tim SAR gabungan dan relawan berhasil menemukan dua korban, dan selanjutnya kita serahkan kepihak keluarga untuk dimakamkan,’’ucapnya.

 

Seperti diketahui, bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen menngakibatkan sejumlah desa di Kebumen mengalami banjir dan longsor di lima titik pada Selasa 9 Desember 2021 kemarin. Selain merendam ratusan rumah warga, 3 orang dilaporkan hilang.

 

Adanya musibah tersebut, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Kapolres Kebumen langsung meninjau ke lokasi banjir di Desa Merden Kecamatan Padureso. Banjir melanda Desa Merden dan Balingasal Kecamatan Padureso. Sedangkan di Dukuh Jeblugan dan Dukuh Kuwangkotan Desa Merden banjir menyebabkan 100 rumah terendam dengan ketinggian 150 centimeter.

 

Selain itu, banjir juga menggenangi SMPN 1 Kabuaran dengan kedalaman sekitar 30 centimeter. Banjir juga melanda Desa Pesuningan Kecamatan Prembun di Dukuh Kayuputih akibat tanggul Sungai Lesung jebol sepanjang kurang lebih 10 meter. Akibatnya 2 rumah mengalami kerusakan.

 

Untuk tanah longsor terjadi di 5 titik pada Desa Sidototo dan Kalijering Kecamatan Padureso. Desa Sidototo longsor terjadi RT 5 RW 1 rumah Darmo Suwito dan Yugo, RT 4 RW 1 rumah Misran, RT 1 RW 2 rumah Mugiono. Sedangkan Desa Kalijering longsor menutup akses jalan sepanjang 100 meter dan 4 rumah tertimbun.

 

Sebagai bentuk keprihatinannya, Pemkab Kebumen juga telah memberikan bantuan berupa makanan, sembako, dan selimut untuk para warga. (K24/IMAM)

By Redaksi

Redaksi Kebumen24