Satu Korban Timbunan Longsor di Padureso Ditemukan Meninggal Dunia

oleh -
Foto : Penemuan satu korban timbunan longsor di Padureso (istimewa)

PADURESO, Kebumen24.com –Hujan deras sejak menyebabkan sejumlah titik longsor dan banjir di wilayah Kebumen, Rabu 9 Februari 2021. Setidaknya ratusan rumah terendam, puluhan warga mengungsi dan 3 orang hilang. Diduga, 3 orang tersebut tertimbun tanah longsor yang menimpa rumah masing-masing.

 

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen Teguh Kristiyanto mengungkapkan, 3 warga yang dikabarkan hilang berada di Desa Kalijering Kecamatan Padureso. Dijelaskannya, pagi tadi tim gabungan berhasil mengevakuasi satu korban dari timbunan tanah. Korban Tarsinah (60) ditemukan Kamis (10/2/2021) pukul 06.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia.

 

“Pencarian dilanjutkan untuk 2 korban lainnya, Jemarun (48) dan Doniatun (46),” katanya.

 

Foto Wabup Kebumen sedang menyerahkan bantuan untuk para warga yang mengungsi

Terpisah, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengaku prihatin atas terjadinya bencana longsor dan banjir di Padureso dan Prembun. Menurutnya, berdasarkan kajian yang ada lokasi longsor memang merupakan wilayah rawan longsor. Dirinya juga menyebut, sedikitnya 10 rumah masih dalam kondisi terancam longsor sehingga sementara mengungsi.

 

“Ada pergerakan tanah dan longsor. Ini ada 30 orang yang mengungsi,” jelasnya.

 

Wabup menjelaskan, untuk sementara warga yang mengungsi diberikan bantuan paket sembako seadanya. Namun dirinya juga telah meminta BPBD jika diperlukan membuat dapur umum untuk menyediakan makanan bagi warga. Disisi lain, relawan akan melakukan upaya evakuasi bersama personel kepolisian, TNI dan masyarakat.

 

Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama disela-sela peninjauan lokasi bencana menjelaskan bahwa Polres Kebumen menerjunkan sedikitnya 25 personel untuk membantu. Juga melibatkan 12 personel dari Polsek setempat untuk proses evakuasi maupun pengamanan.(k24/thr).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24