Petani di Buluspesantren Mulai Beralih ke Tanaman Bawang Merah

oleh -

BULUSPESANTREN, Kebumen24.com – Sebagai upaya untuk mengembangkan sektor pertanian agar lebih bervariatif, sejumlah petani di Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren Kebumen mulai mencoba beralih ke Tanaman jenis Bawang Merah. Perawatan tanaman ini dirasa lebih mudah dan memiliki prospek yang bagus secara ekonomi.

Hal ini diutarakan, Teguh, salah satu petani  Dukuh Pinggirkali, Desa setempat, Sabtu 12 September 2021. Menurutnya, bawang merah yang biasanya dikenal dari Kabupaten Brebes, juga bisa tumbuh subur di lahan sekitar pesisir selatan Kebumen.

Teguh yang biasa menanam padi, kini mulai mencoba mengganti tanaman bawang merah di lahan miliknya dengan seluas sekitar 2200 m²..Untuk bibitnya ia menghabiskan sebanyak 2 kuintal. Bibit bawang merah tersebut ia beli dari daerah Bantul dan Gunung Kidul.

‘’’ Untuk perawatan kita siram setiap hari, sekurang kurangnya 4 jam mulai dari pagi hari,’’ucapnya.

Terkait kendala, yaitu hama ulat. Untuk itu diperlukan penyemprotan insektisida secara rutin setiap 3 hari sekali. Bawang merah bisa dipanen membutuhkan waktu sekitar 60 sampai 65 hari dari mulai tanam

’ Karna ini baru pertama jadi kita berencana hasil panen akan kita jadikan bibit dulu untuk diproduksi lagi sendiri.’’imbuh Teguh.

Teguh berharap proses bercocok tanam bawang merah ini bisa membuahkan hasil yang maksimal. Dengan begitu bisa diterapkan petani patani lainya nanti. Terlebih di Kecamatan Buluspesantren sendiri belum begitu banyak yang menanam bawang merah.

” Harapannya biar petani disini bisa mencoba, untuk menetaskan petani semakin maju, khususnya Kecamatan Buluspesantren,” imbuhnya.(K24/ILHAM).