Peringatan Hari Stroke Sedunia, RSUD Kebumen Beri penyuluhan kepada Pasien Penderita Stroke

oleh -100 views

KEBUMEN, Kebumen24.com – Aksi  Global untuk menurunkan resiko stroke juga dinilai berpengaruh terhadap penyakit-penyakit lainnya yang memiliki faktor umum seperti penyakit jantung, diabetes serta penyakit lainnya. Dalam hal ini, Pihak RSUD Dr. Soedirman Kebumen menghimbau agar warga menjaga keseimbangan makanan dengan maraknya penyakit strok yang kini kerap dialami masyarakat.

Hal itu disampaikan  Dokter  Saraf RSUD Dr. Soedirman kebumen, Dr.Tri Hastuti Hendrayani,M.Kes,Sp.S,MMR , saat memberikan penyuluhan kepada Pasien penderita Stroke, di Ruang Perawatan RSUD kebumen,  Selasa 29 Oktober 2019.
Dr. Tri Hastuti menjelaskan, penyuluhan ini dilakukan dalam rangka memepringati Hari Stroke Sedunia yang jatuh setiap tanggal 29 Oktober. Bersadasarkan data rsud kebumen, Dalam beberapa bulan terakhir, penderita stroke yang dirawat di RSUD Kebumen ini kian bertambah.
“ Dalam sehari rata rata ada 7 sampai 10 pasien yang masuk perawatan di RSUD Kebumen. Untuk penanganan sendiri kita ada CT scan, menegakkan diagnosa Stroke Hemorragic maupun Stroke Non Hemorragic, dan kami berikan pelayanan 24 jam”  Ungkapnya.
Menurut Dr. Tri Hastuti, penyakit Strokie sendiri merupakan salah satu penyakit yang tak dapat diduga duga dan dihindari. Selain kejadian yang mendadak, penyakit Stroke tersebut terjadi bersumber dari gangguan tersumbatnya salah satu pembuluh darah Otak.
Tak sedikit faktor resiko Stroke yang dialami oleh penderita itu sendiri yakni faktor yang bisa dikendalikan maupun faktor yang tak bisa dikendalikan, Salah satunya Usia. Bila Usia semakin tua masyarakat tidak bisa mnghindari dari penyakit Stroke tersebut.
“ jenis kelamin Pria lebih banyak mengalami penyakit Stroke bila dibandingkan Wanita, hal itu dikaranakan banyak Pria yang perokok” Terangnya.
Dengan Tema “don’t be the one atau jangan sampai kita menjadi salah satu penderita stroke” diharapkan, masyarakat menjadi perhatian dan mengetahui gejala bahanya dan penanganan penyakit stroke. sehingga kedepannya, secara umum pengidap stroke di wilayah Kabupaten kebumen bisa berkurang.
“ ini sebagai langkah prefentif untuk mengantisipasi  adanya masyarakat yang belum atau tidak mengalami Stroke” Ucapnya.
Dr.Tri Hastuti Hendrayani  menghimbau kepada seluruh masyarakat kebumen, untuk selalu menjaga hidup sehat, dan mengenali tentang gejala gejala atau faktor yang menyebabkan terjadinya Stroke.
Menurutnya, Gejala Stroke sebenarnya bisa diketahui dengan mudah,  yaitu dengan cara melihat dari gerakan bibir apakah masih simetri atau tidak? Kemudian dari cara bicara, apakah  celo atau tidak? Selanjutnya ialah sakit kepala yang mendadak, dan kemudian mengangkat kedua tangan apakah ada yang tertinggal atau tidak?
“Apabila menemui gejala-gejala tersebut sebaiknya segera periksakan ke dokter atau rumah sakit” Imbaunya.

Jurnalis : Imam N

Tinggalkan Balasan