Peringatan Hari santri, Puluhan Santri Pondok Di Kebumen Dibekali Pelatihan Jurnalistik

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com – Puluhan santri dari pondok pesantren se Kabupaten Kebumen,  mengikuti kegiatan pelatihan Jurnalistik yang digelar Kamis 24 Oktober 2019, di Hotel Mexolie Kebumen.

Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional ini, menghadirkan empat Narasumber , Tiga diantaranya merupakan Jurnalis kebumen, yakni Guntur Wibowo dari Satelitpost, Sarif Hidayat dari Sorot Kebumen, dan Komper  Wardopo yang merupakan Wartawan Senior di Kebumen.
Dalam kesempatan ini, Sarif Hidayat salah satu narsum menyampaikan dihadapan  puluhan peserta, bahwa seorang jurnalis harus tau dan faham prinsip-prinsip dasar yang menjadi pedoman untuk menulis suatu berita agar layak dibaca oleh masyarakat.
Sarif menjelaskan, bahwa Pada prinsipnya, dasar penulisan jurnalistik yakni berdasarkan fakta dan kebenaran, bahasa yang singkat, jelas dan padat. selain itu, penulisan juga harus menggunakan bahasa yang mudah dimengerti berdasarkan 5w+1h, menggunakan struktur piramida terbalik, memperhatikan tanda baca, dan terhindar dari Plagiat.
Kendati  begitu, Sarif juga menambahkan, bahwa menulis bukanlah perihal yang mudah, melainkan harus memiliki kemampuan. Namun, kemampuan saja belum cukup, harus ada komponen-komponen yang mendorong seperti ide, inovasi dan kreativitas.
Dengan begitu, tulisan yang dihasilkan akan lebih baik dan berkesan lebih menarik. Terlebih jika mempunyai Standar penulisan sendiri, jadi lebih bebas dan nyaman dengan menggunakan gaya bahasa sendiri tanpa mengurangi kode Etik Jurnalistik.
“Menulis adalah seni. seni untuk memilih kata, diksi yang kita gunakan. bukan hanya untuk formalitas, melainkan juga kepuasan tersendiri.” pungkas Sarif
Ketua Rabithah Ma’had Islamiah (RMI) NU Kebumen Gus Fachrudin AN Nawawi sedang menyerhakan sertifikat  kepada  salah satu santri peserta
Sementara itu, Ketua Rabithah Ma’had Islamiah (RMI) NU Kebumen Gus Fachrudin AN Nawawi disela sela kegiatanya menjelaskan, kegiatan   dengan Tema “ Jurnlistik Sebagai Sarana Syiar Santri Di Media Sosial”, bertujuan  agar para Santri dapat menekan berita berita hoax yang sering beredar di Media Sosial dan sering meresahkan Masyarakat.
Menurutnya, Jurnalistik merupakan hal yang berkaitan dengan kewartawanan dan media massa. Jurnalistik juga salah satu sarana yang baik untuk dunia Dakwah dan Pendidikan.
Namun, terkadang bisa juga menjadi wadah untuk kejahatan oleh beberapa oknum yang suka menyebar isu tidak benar atau hoax. Untuk itu, peran santri dalam jurnalistik juga  sangatlah penting, karena dapat merubah hal-hal negative menjadi hal yang positiv.
Selain itu, tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para santri dalam menulis, mengolah kata, mengetahui Standar penulisan yang baik dan benar, dan juga kode Etik Jurnalistik.
Gus fahrodin berharap kepada para santri, ilmu yang didapat dari pelatihan ini, bisa diterapkan  di dalam kehidupan sehari hari.Sehinga dapat bermamfaat bagi masyarakat.
“ Mari kampanyekan bersama, bermedsos yang baik dan santun, sebarkan berita kebaikan dan  syiar  Agama yang susuai Akidah dan Tuntunan Islam,  sehingga bermamfaat untuk kemaslahatan masyarakat “ ajaknya.(K24/THR)