Pembangunan Tambak Udang Moderen di Kebumen Bakal Dimulai Desember Tahun 2021

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Pembangunan Shrimp Estate atau Tambak Udang Moderen di wilayah Selatan Kebumen direncanakan akan dimulai pada bulan Desember 2021. Tak tanggung tanggung, Shrimp Estate ini akan dibangun di lahan seluas 100 Hektar dengan menelan biaya sekitar 1 Triliun.

Hal ini disampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat menggelar acara Zoom meeting bersama Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan TB Haeru Rahayu, di Gedung F Komplek Setda Kebumen, Kamis 27 Mei 2021. Hadir Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih dan sejumlah para OPD dilingkungan Pemkab Kebumen.

Bupati Arif mengungkapkan, Kebumen memiliki bentangan kawasan industri kurang lebih 300 hektar secara keseluruhan. Namun demikian dari jumlah kawasan industri tersebut hingga belum maksimal secara PAD. Selain itu belum juga maksimal dalam menyerap tenaga kerja.

Untuk itu, dengan adanya Shrimp estate diharapkan dapat memiliki dampak yang luar biasa bagi Kebumem. Dimana, Shrimp estate merupakan tambak udang moderen dan terintegrasi. Selain dipastikan akan meningkatkan hasil panen, ini juga menjamin tidak terjadi pencemaran lingkungan. Bahkan limbah dari kolam yang dibuang sudah dipastikan aman karna erdapat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di shrimp estate tersebut.

Selain itu, Shrimp estate juga bakal menjamin terciptanya ekosistem bisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Mulai dari pembibitan, pembesaran, pengolahan hingga penjualan yakni ekspor dapat dilaksanakan di kawasan tersebut.

Dengan sistem ini, produksi udang yang pada umumnya hanya 7 hingga 8 ton per hektar akan meningkat menjadi 30 ton perhektar. Ini diharapkan dapat mensejahterakan masyakata dan menjadi PAD untuk Kebumen nantinya.

Untuk persiapan sumber daya manusianya, Bupati mengatakan akan segera mengirimkan lulusan lulusan SMA/SMK di Kebumen untuk dilatih ke Kabupaten Jepara. Hal ini dikarnakan sistem pengelolaan Shrimp estate seluruhnya menggunakan teknologi yang moderen dan digital.

‘’ Anak anak lulusan SMK nanti kita beri pelatihan terlebih dahulu ke Jepara, ini kenapa, karna saya sudah pernah melihat sendiri sistem pengelolaannya ini semua menggunakan terknologi, seperti mengasih makanya saja menggunakan komputer Rise, kemudian perputaranya Labnya. Semua serba canggih,’’imbuh Bupati.

Bupati menyampaikan sebelumnya dari Kementrian Kelautan juga telah melakukan kunjungan Kebumen. Kedatangannya untuk melakukan identifikasi dan mempelajari kondisi potensi yang ada di Kebumen.

Bupati Kebumen mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat bersama sama mendukung dan mensuskseskan program tersebut. Dengan begitu perkonomian bisa segera meningkat dibanding sebelumnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan TB Haeru Rahayu mengatakan siap akan mewujudkan rencana pembangunan kawasan tambak udang yang profesional dan menjadi model.percontohan daerah lainya. Untuk anggaran nantinya akan disiapkan memalui dana APBN di Tahun 2022.

‘’ Sejatinya tahun 2021 harusnya sudah bisa, Namun ada proses pengadaan barang dan jasa itu harus dilakukan sesuai SOP maka harus dilakukan ditahun 2022. Kalo itu sudah siap maka baru segera ada lelang Disaen dan Insya Alloh tanggal 2 Juni ini akan kita survei lokasinya,’’terangnya.(K24/THR).