KEBUMEN, Kebumen24.com – Prosesi pemakaman jenazah Halimah (65) korban pembacokan di Desa Argopeni Kecamatan Kebumen diringi Isak tangis keluarga, saudara dan para tetangga. Semasa hidup, Jenazah dikenal sosok yang baik dan ramah.

 

Selain mendokan, para tetangga juga turut menyolatkan hingga menghantarkan ke tempat peristirahatan terakhir almarhum. Adapun Proses pemakaman dilaksanakan Kamis 18 Maret 2021 sekira pukul 10 : 00 Wib di Pemakaman Umun Desa setempat.

 

Ketua RT setempat Muhammad Hasan Hidayat mengatakan korban Halimah diketahui kesehariannya hanya membantu anaknya berjualan sayur dirumahnya. Selain dikenal baik, korban juga memiliki pribadi yang ramah terhadap tetangganya.

 

” Kalo keseharian korban, karena sudah sepuh dia hanya membantu anaknya berjualan di rumahnya, orangnya baik dan ramah sama siapa pun,” ucapnya.

 

Berbeda hal nya dengan pelaku pembacokan yakni Heri Setiawan yang rumahnya berjarak 10 meter dengan korban. Menurut Ketua RT, pelaku dikenal memiliki pribadi yang tertutup dan cendrung temperamental. Bahkan dirinya dan para warga tak menyangka jika berbuat sekeji itu. Terlebih sebelumnya juga tidak ada sama sekali terlihat cek cok atau keributan dengan korban.

 

Seperti diketahui, dalam peristiwa ini, Halimah (65) tewas karna luka bacokan sebilah sabit milik pelaku. Sedangkan untuk Lima orang lainya mengalami luka luka dan kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedirman Kebumen. Meski begitu, dua orang sudah diizinkan pulang dan 3 korban lainnya masih dirawat, namun kondisinya telah membaik.

 

Selain Mahludin (41) yang merupakan anak dari Halimah, korban luka juga dialami istri dan anak Mahludin bernama Sri Lestari (35) dan Akbar (8). Kemudian dua korban lainya yaitu Wahyudi (30) dan Supri (45) yang merupakan masih tetangga pelaku. Keduanya sebelumnya sempat berusaha menolong namun justru malah turut jadi korban.

 

Kasus ini telah ditangani pihak kepolisian Polres Kebumen. Pelaku dan sejumlah barang bukti juga telah diamankan. Akibat perbuatanya, Pelaku bakal dijerat pasal 340 subsider 338 subsider 351 Jo 63 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.(k24/imam).

By Redaksi

Redaksi Kebumen24