Viral Saat Nyoblos di TPS, Nenek Renta Bungkuk di Puring Didatangi Wakil Bupati

oleh -
k24

PURING, Kebumen24.com – Dalam beberapa hari terkahir ini, jagat dunia maya sempat ramai karna munculnya video seorang nenek bungkuk bernama Nasiyah yang datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya saat pelaksanaan pilkada Kebumen pada Rabu 9 Desember 2020 kamarin. Bahkan, dalam video berdurasi sekitar 1 menit 20 detik itu, sang nenek terlihat datang ke TPS berjalan kaki dengan mengenakan masker sesuai aturan KPU dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

Hal ini lantas mengundang perhatian publik khususnya warga netizen di media sosial. Tak terkecuali bagi Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto SH, yang mana sebagai bentuk perhatian khususnya Ia langsung mendatangi kediaman nenek berusia 83 tahun itu di Dukuh Tuaburu Wetan RT 06 RW 03 Desa Waluyorejo Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen, Senin 14 Desember 2020.

 

Selain mengapresiasi, pada kesempatan itu, Arif Sugiyanto mengaku kagum dengan Mbah Nasiyah. Dimana, di usianya yang tak lagi muda namun tetap semangat dalam menjunjung tinggi demokrasi dengan turut berpartisipsasi menyuarakan hak pilihnya dalam Pilkada, meskipun harus berjalan kaki.

 

“Saya kagum dengan Beliau yang sudah sepuh masih semangat untuk menggunakan hak demokrasinya, meskipun harus berjalan kaki ke TPS yang terbilang cukup jauh dari rumahnya.ini patut di contoh oleh yang lain,’’Ujar Wabup ARif yang juga merupakan Calon Bupati Kebumen itu.

 

Untuk itu, Wakil Bupati mengatakan bahwa pemimpin yang dihasilkan nantinya jangan sampai menghiyanati rakyat. Menurutnya, siapapun pemimpin yang terpilih harus bisa melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan harus tercurahkan untuk pelayanan kepada masyarakat.

 

“Siapapun yang dipilih, kepercayaan ini harus dipegang dengan sebaik-baiknya dengan cara melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan tidak merampok uang rakyat”, imbuhnya.

 

k24

Adanya kunjungan dari Wakil Bupati Kebumen tersebut, Nenek Nasiyah mengaku sangat senang dan tidak menyangka akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Padahal saat ia datang dan mencoblos di TPS tanpa adanya paksaan ataupun iming – iming dan berharap apapun dari orang lain. Wanita renta itu mengaku datang ke TPS atas kesadaran dan hati nurani sendiri.

 

‘’Kulo nggeh seneng ditekani pejabat, ujarku wong pas kae aq gur noblos ya ora ngarep apa apa. Pokoke noblos (Saya senang dan nggak ngira kalo mau didatangi seperti ini. Padahal saya kan waktu ke TPS nggak ada niatan apa apa kecuali hanya pingin nyoblos),’’ujarnya.

 

Nasiyah yang sudah 8 tahun hidup sebatang kara karna suaminya telah meninggal dunia itu hanya tinggal di rumah yang dibuatkan warga. Kondisinya pun memprihatinkan. Untuk kebutuhan sehari-hari Nasiyah biasa membuat sapu lidi dan mengumpulkan buah melinjo untuk di jual ke pasar. Sedangkan kedu anaknya tingal diluar kota dan sudah lama hampir tak pernah ada kabar.

 

Sementara itu, Kepala Desa Waluyorejo, Tukijan menilai wakil bupati kebumen sangat cepat tanggap dan begitu dekat dengan rakyat. Dirinya berharap bupati yang akan datang bisa menampung aspirasi masyarakat khususnya pembangunan akhlak dan moral serta tidak merampok uang rakyat.

 

“Ini istilahnya jawa saya melihat Pk Arif ini orangnya Tanggap ing sasmito, atau bahasa indonesianya itu pak Arif ini memang memiliki kecerdasan emosiaonal yang luar biasa. Begitu melihat seperti ini, beliau langsung berkunjung bukan untuk ketenaran namuin untuk menunjukkan kedekatannya dengan rakyat,’’katanya.(K24/ARTA).

 

TONTON VIDEONYA :

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24