Pandemi Covid, Omzet BUMDes ‘’MAPAN’’ Karangsari Tetap Meningkat

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangsari Kecamatan Kebumen mengadakan acara Musyawarah Desa (Musdes) tentang Laporan Pertanggungjawaban BUMDes MAPAN Tahun 2020. Kegiatan berlangsung Sabtu 20 Maret 2021, di Gedung Sekolah Madrasah Ibtidaiyah desa setempat.

 

Hadir PLT Camat Kebumen Agus Susanto, Anggota Polsek dan Danramil Kebumen, Kepala Desa Karangsari Endrata beserta perangkat, Ketua BPD Karangsari J. Warsito, serta tokoh masyarakat desa setempat.

 

Pada kesempatan itu, Ketua BPD Karangsari J. Warsito menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk melaporkan kegiatan usaha yang telah dilakukan BUMDes sebagai wujud pertanggungjawaban meskipun dimasa masa pandemi serta transisi dari kepengurusan lama ke pengurusan baru di tahun 2020. Adapun pelaporan hasil kegiatan meliput Laporan Unit Usaha, Laporan Pengelolaan Keuangan tahun 2020, dan Rencana Program Kerja tahun 2021.

 

Warsito menilai, BUMDes MAPAN sejauh ini sudah cukup berkembang dan mampu meningkatkan perekonomian desa dan pendapatan masyarakat desa dan Pendapatan Asli Desa (PADes). Untuk itu dirinya mengapresiasi atas kerja BUMDes yang bisa bekerja maksimal dan inovasi-inovasi Pemerintah Desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

 

‘’ Saya melihat memasuki tahun ke empat ini, BUMDes Mapan Mart desa Karangsari suatu unit usaha yang patut dibanggakan karena sudah banyak mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak dan dapat menghasilkan laba yang cukup signifikan sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintahan desa Karangsari khususnya dan masyarakat pada umumnya,’’ucapnya.

 

Hal senada juga Ketua BUMDes MAPAN Sri Bimawarti R. Dirinya menyampaikan apreasi yang sebesar besarnya kepada Kepala Desa Karangsari selaku penasehat di BUMDes yang telah memberikan energi yang luar bisa bagi perkembangan BUMDes.

 

‘’ Selain itu, Kami  juga mngucapkan terimakasih kepada manager BUMDes Mart beserta jajarannya yang telah berkontribusi positif bagi perkembangan BUMDes Mapan,’’ungkapnya.

 

Terkait dengan mekanisme atau pelaporan keuangan Sri memaparkan menjadi menjadi 2 bagian, yaitu Agen BRILink atau salah satu unit usaha yang sedang dikembangkan di BUMDes Mapan Karangsari. Dimana dalam kurun waktu 3 bulan beroperasi secaraa aktif terlihat kemanfaatan yang positif bagi pendapatan desa.

 

‘’ Ini tentunya tak luput dari peran serta masyarakat yang merupakan kunci utama dalam keberlangsungan unit unit usaha di BUMDes. Kemudian pembentukan unit unit usaha di BUMDes MAPAN didasarkan pada peluang dan potensi yang ada, dalam rangka memajukan Usaha BUMDes. Seperti hal nya yang telah dijalankan saat ini.’’ujar Sri Brimawarti.

 

Lebih jauh Sri menjelaskan bahwa selama tahun 2020 omzet penjualan BUMDes MAPAN mencapai Rp 6,967,624,085 dengan laba kotor Rp 675, 170,582. Dari jumlah tersebut di potong beban sebesar Rp, 323, 931, 581. Dengan begitu Bumdes memperoleh keuntungan bersih Rp 323, 931,581 Adapun biaya operasional tahunan sebesar Rp. 351, 239,001.

 

‘’ Untuk Total Aktiva sekarang mencapai Rp 1, 192,510, 516 dan total pasiva sebesar Rp 1, 192, 510, 516,’’imbuhnya.

 

Dengan mempertimbangkan hasil pencapaian di tahun 2020 tersebut, Bumdes Karangsari berencana akan mengembangkan berbagai program. Diantaranya program internal yang meliputi peningkatan SDM, Pengembangan administrasi Keuangan dan Forum Diskusi Group.

 

‘’ Selanjutnya untuk program eksternal, yakni meliputi pengembangan Unit Mart, Pengembangan Agen Brilink, Unit Simpan Pinjam, Pembukaan Kuliner dan Toko Tani,’pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Karangsari Endrata yang sekaligus selaku Penasehat BUMDes menyampaikan terimaskiash kepada seluruh komponen yang ada. Menurutnya, BUMDes yang beroperasi sejak tahun 2017 lalu, kini telah berkembang begitu pesat dan dirasakan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus pendapatan asli Desa.

 

‘’ Meski ditengah pandemi, Saya melihat omzet yang didapat terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini terbukti dari modal awal hingga sekarang BUMDes terus bertambah,’’ucap Kades.(K24/THR).