Kebumen24.com



KEBUMEN, Kebumen24.com – Polres Kebumen menggelar doa bersama agar pelaksanaan Pilkades yang tinggal menunggu hari dapat berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat memimpin jalannya doa mengungkapkan, doa bersama digelar sebagai pelengkap ikhtiar Polres Kebumen dalam melaksanakan pengamanan Pilkades, Senin (04/11).
“Semoga melalui doa ini, Pilkades di Kebumen diberikan keberkahan. Selanjutnya kepada para personel yang melaksanakan pengamanan diberikan perlindungan dan keselamatan,” kata AKBP Rudy.
Doa bersama digelar saat Anev harian di Gedung Tribrata Polres Kebumen dan diikuti pejabat utama, para Perwira dan Kapolsek jajaran.
Seperti diketahui bersama, sebagian personel Polres Kebumen saat ini telah bergeser ke Desa. Pilkades tahap tiga Kabupaten Kebumen siap digelar pada hari Selasa (5/11) besok.
Polres Kebumen menerjunkan 320 personel, dan “dibackup” oleh Brimob Kutoarjo, Dalmas Resor Purworejo, Dalmas Resor Cilacap dan Dalmas Resor Banyumas dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.
Para personel dari Brimob dan Resor tetangga akan standby kan di Mapolsek perbatasan saat pencoblosan.
“Meski sudah ada pengamanan, kami imbau kepada masyarkat juga ikut menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing. Keamanan bukan sepenuhnya tanggung jawab Polri, namun ada sinergi masyarkat dalam mewujudkannya,” kata AKBP Rudy.(K24/WIN)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan yang sekaligus juga  sebagai ketua PBVSI Kebumen, membagikan SIM gratis kepada  para atlet bola voli junior Kebumen, Karena prestasinya  telah mengharumkan Kebumen.

Pemberian hadiah SIM gratis tersebut merupakan sebagai bentuk Apresiasi kapolres, atas kemenangan Tim bola voli junior dalam laga Kejurprov Junior Jateng yang digelar di Gor Satria Purwokerto, 13-17 Oktober 2019 lalu.
Pada pertandingan itu,Tim junior berhasil menggondol juara 1 dan menang telak atas lawannya yakni Tim Kabupaten Grobogan dengan skor 3-0.
Tak sekadar berhasil membawa pulang piala, piagam menghargaan dan uang pembinaan Rp 3 juta, tim ini membawa pulang nama harum kota Beriman.
“Ini menjadi titik awal kemajuan tim bola voli kita. Kami sangat berterimakasih atas keberhasilannya serta dukungan banyak pihak kepada tim bola voli kita,” kata AKBP Rudy saat bertatap muka dengan para Atlit, Jumat (1/11) di salah satu rumah makan di Kebumen.
Janji Kapolres Kebumen mengenai bonus kepada para atlit jika mendapatkan juara akhirnya dipenuhi. Hal ini pernah dilontarkan AKBP Rudy menjelang pemberangkatan Tim, saat akan bertanding di Kejurprov Junior Jateng beberapa waktu lalu.
Kapolres menjelaskan, bahwa Para atlit yang memperoleh SIM gratis tersebut, secara umur memenuhi syarat dan mampu mengendarai kendaraan bermotor dengan baik.
Dalam kesempat itu, Bukan hanya mensupport dengan hadiah, Kapolres juga melakukan pembinaan kepada para atlet, baik pemusatan latihan maupun ujicoba guna mempersiapkan berlaga di Kejurprov Junior Jateng, dan akhirnya menang.
“Semoga dipertandingan-pertandingan berikutnya, Tim Bola Voli kita bisa menang lagi,” harapnya.(K24/THR)

KARANGGAYAM, Kebumen24.com –  Akibat Musim Kemarau panjang yang melanda Wilayah Kabupaten Kebumen, sebagian banyak  warga  di wilayah pegunungan khusunya, mengalamai  krisis air bersih, lantaran sumur mereka mengering. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi keperluan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut, menjadikan keprihatinan tersendiri bagi sejumlah pihak, baik pemerintah kabupaten maupun pihak lainnya. Tak terkcuali polres kebumen, yang dalam hal ini, secara lansung mendistribusikan air bersih kepada warga yang  terdampak kekeringan.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut  langsung dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan bersama komunitas Jack dan Track Kebumen.
Pada kesempatan ini, tak kurang dari 60 Tanki air bersih, dibagikan kepada masyarakat  terdampak. Salah satunya kepada warga masyarakat di Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam, Jumat 1 November 2019.
“ Hal ini dilakukan, sebagai bentuk kepedulian Polri dan Komunitas Jack Track Kebumen terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih” terang Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan disela sela kegiatanya.
Dalam kesempatan ini, AKBP Rudy juga mengatakan, bahwa  Kemarau panjang yang melanda di wilayah Kabupaten Kebumen, mengakibatkan banyak warga di wilayah kebumen mengalami krisis air bersih. Untuk itu, Kapolres juga Mengajak kepada semua pihak, untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih.
“Bantuan air tersebut diharapkan dapat di manfaatkan  warga sebaik-baiknya, untuk keperluan sehari hari, dan sekaligus meringankan beban  mereka” tandas kapolres.(K24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawa, bersama ratusan anggota komunitas Track dan Jack, menggelar sholat Istisqo atau meminta hujan. Kegiatan Sholat ini dilakukan agar kekeringan panjang yang melanda Kebumen segera berakhir.
Sholat Istisqo dipimpin oleh KH Ashari dari Kemanag Kebumen, dan diikuti keluarga besar Polres Kebumen, serta warga sekitar, Jumat  1 November 2019, dihalaman Mapolres setempat.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan Disela sela kegiatanya mengatakan, sholat ini dilaksanakan sebagai bentuk Ikhtiar agar  segera turun hujan. Menurut Kapolres. Akibat Kemarau panjang yang melanda di wilayah Kabupaten Kebumen, membuat Sejumlah warga di wilayah kebumen mengalami krisis air bersih.
“Kami turut prihatin dengan musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Kebumen, Semoga setelah dilaksanakan sholat istisqo ini, hujan dapat segera turun,” terang Kapolres.
Sebelumnya, kegiatan Sholat istisqo juga digelar oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Pondok pesantren Al hasani Alian bersama sanntri dan warga.
Hingga saat ini,tercatat sekitar 82 desa dalam 15 kecamatan di Kebumen mengalami kekeringan dan terdampak pada 34.702 jiwa.(k24/THR)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Polres Kebumen menggelar  Aksi Jumat bersih di rumah ibadah di Kebumen. Kali ini giliran Masjid Banyumudal, Kelurahan Panjer Kebumen dibersihkan oleh personel Polres Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat memimpin jalannya kegiatan mengungkapkan, Jumat bersih dengan sasaran membersihkan rumah ibadah untuk mendekatkan Polres Kebumen dengan masyarakat.
“Selain membersihkan rumah ibadah, melalui kegiatan ini, kita dekatkan diri kepada masyarakat. Dari kegiatan ini, kami banyak memperoleh informasi dari masyarakat tentang situasi Kamtibmas,” jelas AKBP Rudy, Jumat (11/10).
Sebelum memulai kegiatan, Kapolres memimpin apel dan meminta personelnya untuk meniatkan Jumat bersih sebagai sarana ibadah.
Dalam kegiatan itu para personel yang terdiri dari pejabat utama, Perwira, Bintara dan ASN membekali diri dengan sapu, kain pel, serta kemoceng.

Para personel yang telah dibagi tugasnya, segera membersihkan sampah kering, dan debu sesuai pos yang telah ditentukan.
Terlihat Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan membaur bersama personel mengepel ruang “pengimaman” Masjid Banyumudal dengan kain pel.
Takmir Masjid Banyumudal Misdadi berharap kegiatan Jumat bersih ini bisa dilakukan berlanjut di Masjid-masjid lainnya di Kebumen.
“Kami sangat berterimakasih sekali. Kami sangat terbantu. Biasanya jika akan sholat jumat seperti sekarang ini, kami hanya berlima dalam membersihkan. Alhamdulillah dari Polres Kebumen ikut membantu jadi cepat bersih,” kata Misdadi.(K24/WIN)



KEBUMEN, Kebumen24.com – Kepala Desa Karangsari Kecamatan Kebumen Herndarta, secara resmi melantik seorang perangkat desa untuk jabatan Kepala Dusun II Kewangen.

Perangkat Desa yang dilantik adalah Eko Juni Kurniawan yang merupakan peserta yang  lulus, dari hasil penjaringan dan seleksi , yang kemudian direkomondasikan oleh Camat.
Acara pelantikan itu sendiri digelar dihalaman TK Perwanida, jln cemara , Rabu malam 30 Oktober 2019. Selain dihadiri Forkopimcam kebumen dan tokoh masyarakat serta para perngkat desa. Proses pelantikan juga turut di saksikan oleh seluruh warga Dukuh setempat.
Dalam proses pelentikan ini, Eko Juni Kurniawan Diambil sumpahnya, untuk bersedia mengemban tugas sebagai Kepala Dusun yang amanah penuh tanggung jawab. Usai pengambilan sumpah dan ikrar, acara Dilanjutkan dengan penanda tanganan dan penyerhan SK Jabatan.



Dalam sambutannya Kepala Desa Karangsari Hendarta menyamapikan, pengangkatan perangkat untuk posisi Kepala Dusun II, merupakan jawaban atas kebutuhan pemerintah desa, dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya terhadap warga pada dusun kewangen.

Herndarta menegaskan, keberadaan perangkat desa ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang akan mengatur dan mengelola berbagai aspek tata laksana rumah tangga desa tidak terkecuali juga untuk wilayah dusun.

“kami berharap kepala dusun yang baru mampu memberikan peran yang lebih baik dalam rangka memperlancar jalannya roda pemerintahan serta kepentingan pelayanan terhadap masyarakat” pungkas Hendarta

Dalam kesempatan yang sama, Camat Kebumen Ram Gunadi menyampaikan selamat dan apresiasi terhadap pemerintah desa yang sudah bekerja dengan baik dan proporsional. Pihaknya menyetujui pengangkatan perangkat desa merupakan hal yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah desa.
“Pelayanan terhadap masyarakat serta tanggungjawab menjalankan roda pemerintah semoga bisa berjalan lebih baik sesudah kekosongan perangkat kepala dusun ini terisi “ungkapnya.

Sementara itu, disela sela kegiatanya, Kadus Kewangen yang baru dilantik Eko Juni Kurniawan mengatakan, keinginanya menjadi seorang kepala dusun, berawal dari panggilan hatinya untuk turut serta berperan  membangun kemajuan desa kedepan yang lebih baik.
“Saya ingin mengabdikan diri saya kepada masyarakat bukan semata mata penghasilan, akan tetapi saya niatkan ibadah, dengan hati yang tulus dan iklas”ucap Eko.(K24/THR)


KEBUMEN, Kebumen24.com – Diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor, warga Desa Kalibening Kecamatan Karanggayam Kebumen inisial ML (43) ditangkap polisi.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, tersangka diduga telah mencuri  sepeda motor Honda Beat milik Anis (29) warga Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen, saat diparkir di halaman Masjid Bani Ahmad Kebumen pada hari Minggu 27 Oktober 2019 lalu.
“Tersangka dengan mudah mencuri sepeda motor milik korban. Pada saat kejadian, kunci masih menggantung di sepeda motor,” kata AKBP Rudy didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto saat konferensi pers, Rabu 30 Oktober 2019 kemarin.
Kepada polisi, tersangka telah mengakui perbuatannya melakukan pencurian itu. Niat mencurinya muncul saat melihat kunci motor masih menempel setelah ia menunaikan sholat dzuhur.
Lanjut AKBP Rudy, mencuri dengan modus seperti ini sering sekali terjadi. Kejahatan dilakukan karena ada niat dan kesempatan.
“Kami imbau kepada masyarakat, lebih teliti lagi saat memarkir kendaraan. Pastikan selalu dikunci stang dan menggunakan kunci ganda,” imbau Kapolres.
Dari Informasi yang berhasil diperoleh, tersangka ML tertangkap basah oleh warga saat melakukan pencurian. Bahkan warga yang melihat aksi itu langsung meneriaki maling kepada tersangka. Beruntung warga yang geram tidak melakukan main hakim sendiri.
Atas perbuatannya, ML dijerat pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara. (K24/Imam N)

KEBUMEN – Kebumen24.com – Diduga hendak menggunakan Narkoba jenis sabu sabu, Dua pria diamankan Polres Kebumen saat akan melakukan pesta Sabu-sabu. Dua tersangka yang diamankan diketahui berinisial AG (36) warga Desa Kemangguan Kecamatan Alian Kebumen dan HB (26) warga Desa Jabres  Kecamatan Sruweng Kebumen.

Keduanya ditangkap polisi di sebuah gudang kosong di Desa Kutosari saat akan menikmati barang haram itu.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers mengatakan, para tersangka ditangkap pada hari Kamis 24 Okotber 2019 lalu, sekira pukul 18.00 Wib.
“Dari tangan tersangka kami amankan satu paket Sabu berikut alat bantu hisap, handphone dan sejumlah  bukti transfer pembelian Sabu. Sedianya narkoba ini akan dikonsumsi oleh para tersangka,” jelas AKBP Rudy saat konferensi pers di Mapolres, Rabu 30 Oktober 2019 Kemarin.
Dari Informasi yang diperoleh, barang haram itu didapatkan tersangka melalui rekannya yang kini mendekam di salah satu Rutan di Semarang. Tersangka membeli dengan cara menghubungi melalui handphone dan melakukan transfer sejumlah uang kepada rekannya tersebut.
Kepada polisi tersangka mengaku kapok dan tidak akan melakukan perbuatannya lagi mengkonsumsi Narkoba. Namun  nasi telah menjadi bubur. Penyesalannya harus dipertanggungjawabkan di dalam penjara.
Karena perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 112 Ayat (1) Jo pasal 132 Subsider pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka diancam kurungan penjara paling singkat 4 tahun.
(K24/Imam N)

Pengguna Narkoba asal Sumatera Dibekuk Polisi di Kebumen

KEBUMEN. Kebumen24.com –  Pria berinisial YJ (24), warga asal Desa Keluang, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan, hanya bisa pasrah, saat dibekuk Tim Unit Resnarkoba Polres Kebumen, lantaran terbukti kedapatan membawa Narkoba jenis Sabu.
Tersangka ditangkap polisi di Desa Depokrejo Kecamatan Kebumen pada hari jumat 25 Oktober 2019 lalu. tersangka diketahui tinggal di Desa Purwodeso Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, saat menggelar Konfrensi Pers Rabu 30 Oktober 2019 Mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat dan pengintaian oleh anggota Resnarkoba Polres Kebumen.
“Saat ditangkap, tersangka sedang mengambil barang pesanannya berupa satu paket sabu di jalan Depokrejo Kabupaten Kebumen”, terang Kapolres.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti 1 paket narkoba jenis sabu dan peralatan hisap ( bong ).
Akibat dari kasus tersebut, tersangka disangkakan pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) Subs pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan pidana denda paling sedikit Delalan ratus juta rupiah, dan paling banyak, Delapan milyar rupiah.
Jurnalis : imam n
Editor    : THR***

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sungguh memprihatinkan, Seorang Remaja berinisial RS (19), yang masih berstatus pelajar, terpaksa harus berurusan dengan Pihak Kepolisian lantaran telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang perempuan  berinisial  RL.

Perbuatan yang dilakukan RS ini sungguh keterlaluan. Bagaimana tidak, Bukanya rajin belajar, justru malah membuat ulah. RS yang merupakan warga Kecamatan Kutowinangun ini malah melakukan tindak kekerasan seksual. Lebih gilanya lagi, korbannya ini bersatus istri orang.
Kapolres Kebumen,  AKBP Rudy Cahya Kurniawan, saat gelar perkara kasus tersebut, tak luput mengungkapkan rasa keprihatinannya. Mengingat, pelaku yang kini sudah berstatus tersangka itu masih berstatus pelajar disalah satu sekolah SMK swasta di Kecamatan Kotawinangun.
Bahkan,pada kesempatan itu, AKBP Rudy juga sempat melakukan Hypnotherapy kepada tersangka, agar mau menyadari atas kesalahan yang telah diperbuat oleh tersangka.Selain sempat meneteskan air mata, Kepada Kapolres, tersangka kemudian juga mengaku menyesali perbuatannya.
“Setelah kita beri nasihat, Tersangka ini menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya itu,” ungkap Kapolres, Rabu 30 Otkober 2019.

Kapolres kebumen AKBP Rudy menjelaskan, Pada kasus ini, Kejadian Berawal saat korban berkunjung ke rumah temanya inisial AL, pada 8 Oktober lalu.
“Saat itu, korban yang hendak ke pasar , namun, karena ditelpon AL, kemduian korban mampir ke rumah AL itu,” kata Kapolres yang kemarin didampingi Kasatreskrim AKP Edy Istanto dan Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman.
Di saat yang sama, tersangka juga tengah berada didalam rumah yang sama. Awalnya, korban dan pemilik rumah mengobrol di ruang tamu. Sementara, tersangka tidur di kamar. Saat bangun itulah, tersangka tiba-tiba memaksa korban memenuhi hasrat terlarangnya.

“Kejadian itu lantas dilaporkan kepada polisi dan tersangka diamankan di rumahnya pada hari Jumat 25 Oktober lalu. oleh anggota Unit IV Sat Reskrim Polres Kebumen” terang Kapolres.
Sementara itu, kepada polisi, tersangka mengaku perbuatannya dipicu ketertarikannya kepada korban. Sebelumnya, ia pun mengaku tidak mengenal baik korban.
“Saya menyesal sekali,” katanya.
Apapun. gara-gara ulahnya, si RS dijerat Pasal 283 KUH PIDANA dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun. Atas kejadian tersebut Kapolres Kebumen menghimbau kepada warga Kebumen agar orang tua selalu memantau pergaulan anaknya.(K24/IM/**)