Nikmatnya Ngopi Bareng Bupati di Lantai Samudera Karangsambung

oleh -
FOTO BUPATI MENINJAU STAN KOPI

KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com – Ngopi bareng dirumah maupun di warung bersama keluarga dan sahabat mungkin sudah biasa. Namun, apa rasanya jika ngopi bareng dilakukan bersama para pejabat yang dikemas dalam diskusi obrolan santai. Pasti jauh lebih nikmat.

 

Seperti pada kegiatan yang dilaksanakan di Lantai Samudera Desa Karangsambung Kecamatan Karangsambung Kebumen Sabtu malam 8 Agustus 2020. Ngopi Bareng dilakukan bersama orang nomor satu di kebumen yang dalam hal ini Bupati Kebumen Yazid Mahfudz. Meski begitu acara yang digelar juga tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

 

Suasana dingin di musim kemarau tak mampu mendinginkan kehangatan saat para pejabat membaur dengan masyarakat dengan seduhan secangkir kopi asli dari hasil kecamatan Karangsambung dan Karanggayam. Bahkan, Bupati Kebumen yang didampingi sang istri Zuhro Yazid tanpak begitu menikmatinya.

 

FOTO PERTUNJUKAN SENI BELADIRI PSHT DI ACARA NGOPI BARENG

Selain Bupati dan Istri, pada kesempatan itu juga dihadiri oleh sejumlah OPD dilingkungan Pemkab Kebumen dan sejumlah tokoh masyarakat. Diantaranya, Kepala Bappeda Pudji Rahaju, Kepala Diskominfo Cokro Aminoto, Kepala BIKK LIPI Karangsambung dijabat Edi Hidayat, Ketua Harian Badan Geopark Karangsambung Karangbolong (GNKK) Djunedi Fatkhurakhman serta ara pegiat wisata di Kebumen dan ratusan warga Karangsambung.

 

Dalam acara tersebut, Bupati juga berkesempatan meninjau pameran kopi lokal yang diproduksi oleh warga Karangsambung dan sekitarnya. Diantaranya, Kopi Gemplong dan Kopi Lukulo. Tak hyanya itu saja, dalam acara tersebut juga dimeriahkan dengan kesenian rakyat Umar Maya, dan pertunjukan pencak silat dari Perguruan Persaudaraan Setia Hati Teratai Pusat Madiun Cabang Kebumen yang menambah susasan jadi semakin meriah.

 

Pada acara itu Bupati mengatakan, Kopi Karangsambung sangat berpotensi untuk dikembangkan. Hal itu dikarnakan kualitas kopinya tidak kalah dengan kopi terkenal lainnya. Untuk itu, Bupati mendorong agar produk Kopi Karangsambung bisa dipasarkan masuk ke Alfamart dan Indomart.

 

Meski begitu, menurut Bupati, Kopi Karangsambung harus memenuhi standar pemasaran seperti ijin PIRT, kemasan rapih, higienis, dan modern serta serta disertai label halal.

 

‘’ Kami dukung agar kopi Karangsambung bisa masuk di pasarkan ke Alfamart dan Indomart, dengan catatan harus sudah layak dan memenuhi standar,’’ujar Bupati.

 

FOTO BUPATI SEDANG MEMBERIKAN SAMBUTAN

Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan tahun ini Geopark Karangsambung Karangbolong bakal diajukan ke UNESCO untuk mendapat pengakuan sebagai UNESCO Geopark Global (UGG). Namun, dalam mewujudkan GNKK menjadi Unesco Global Geopark, tentu tidak bisa hanya unsur pemerintah yang terlibat. Untuk itu dibutuhkan peran serta dan dukungan penuh dari badan usaha, swasta serta masyarakat yang disekitar area geopark.

 

“Semua harus berperan untuk mewujudkan itu,”imbuh Yazid.

 

Guna terwujudnya cita cita tersebut, dalam hal ini Pemkab Kebumen akan membangun Jalan Lingkar Utara (JLU) Kebumen sepanjang 67,2 kilometer. Meski begitu, masih tersisa sekitar 10 km yang berada di lahan miliki Perhutani dan belum mendapat izin. Adapun jalur ini melintasi wilayah Kecamatan Sempor, Karanggayam, Karangsambung, Sadang, Alian dan Padureso.

 

” Semoga tahun ini bisa selesai,” pungkas Bupati.

 

Seperti diketahui, Geopark Karangsambung Karangbolong sebelumnya telah mendapatkan Sertifikat Geopark Nasional pada 29 November 2018 lalu. Kawasan GNKK memiliki potensi geologi dan kekayaan alam yang luar biasa, yakni membentang dari kawasan cagar alam geologi

 

Karangsambung di utara sampai dengan karst di pesisir selatan. Yang melingkupi 12 Kecamatan dan 118 desa, seluas 543,599 kilometer persegi.Di sebelah Utara terdapat Kawasan Cagar Alam Geologi Karangsambung dengan keragaman geologi yang bernilai sangat tinggi.

 

Selanjutnya di sebelah selatan kita memiliki  Kawasan Bentang Alam Karst yang tidak hanya berharga secara geologis, namun juga memiliki keindahan alam dan budaya yang tidak terbantahkan.(K24/THR)