Mahasiswa UPB Raih Prestasi Nasional

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com – Mahasiswa Universitas Putra Bangsa Kebumen kembali menorehkan prestasi yang cukup membanggakan. Kali ini di ajang kompetisi Nasional Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Ditjen Dikti Kemdikbud-Ristek.

Dosen Pendamping UKM Litbang Dr. Irfan Helmy, MM menyampaikan rasa bangga dengan prestasi ini. Dimana dua proposal PKM Kewirausahaan UPB berhasil lolos pendanaan tahun 2021 dan hibah PKM Tahun 2021.

Menurutnya, untuk lolos pendanaan tahun 2021 tidaklah mudah, namun harus melewati persaingan yang cukup berat. Belum lagi banyaknya aturan baru yang berubah terkait dengan panduan usulan proposal karena masih masa pandemi, temrasuk persaingan dari kampus PTN dan PTS seluruh Indonesia.

“Hampir tiap tahun UPB meloloskan PKM Nasional dan sebenarnya target kami tahun ini dapat meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 3 proposal yang berhasil lolos pendanaan tahun 2020, tapi dengan pencapaian ini kami tetap bangga dan bersyukur masih mampu bersaing dengan ratusan ribu proposal dari PTN dan PTS seluruh Indonesia,’’jelas Irfan melalui pesan singkatnya, Senin 10 Mei 2021.

Irfan menjelaskan, dua Proposal PKMK Universitas Putra Bangsa yang berhasil lolos pendanaan tersebut berjudul “Inovasi Kekinian dengan Memanfaatkan Kulit Buah Naga’’ yang  ketuai oleh Riska Pratiwi. dengan anggota Idesti Dita Flaviani, Nisa Ma’rifah, Ratna Anjani.

Sedangkan untuk proposal dengan judul Cookies Rambutan merupakan inovasi Pemanfaatan Buah dan Biji Rambutan sebagai makanan lezat” yang di ketuai oleh Emma Ermawati dengan anggota Alfiana Hanifah, Siti Maesaroh, Nida Nur Aini.

Sementara itu, salah satu penerima Hibah PKMK Riska Pratiwi menuturkan sangat senang dan bersyukur karena proposalnya berhasil lolos pendanaan dari kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Dengan proposal ini dirinya berharap nantinya dapat memberikan inovasi baru khususnya pada pemanfaatan kulit buah naga agar tidak hanya menjadi limbah saja.

“Terimakasih kepada Ditjen Dikti Kemdikbud-Ristek yang mendanai proposal kami, Terimakasih juga kepada kampus dan dosen pembimbing yang telah mendukung, membimbing dan memfasilitasi kami sehingga kami bisa lolos, kami akan berusaha memanfaatkan kesempatan ini sebaik baiknya sehingga apa yang kami laksanakan nantinya dapt bermanfaat untuk masyarakat” Tuturnya.

Riska berpesan kepada mahasiswa yang belum mendapatkan kesempatan lolos hibah PKM untuk tetap semangat dan optimis, serta jangan takut gagal. Menurutnya kegagalan bukan berarti menyerah, akan tetapi harus terus semangat untuk mengikuti PKM tahun depan.

“Pesan untuk teman-teman yang lain yang belum berkesempatan lolos hibah PKM, jalanin dulu apa yang ada di depan. Yang paling penting tetap optimis, dan jangan takut gagal, gagal itu urusan belakangan. Kegagalan bukan tanda untuk tidak mencoba hal yang sama. Jangan menyerah, terus semangat untuk ikut PKM di tahun selanjutnya,” tutupnya. (K24/*))

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24