Laka lantas JJLS Kebumen, Dua Orang Tewas

oleh -733 views
FOTO ISTIMEWA TKP

PETANAHAN, Kebumen24.com – Dua orang dinyatakan tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Jalur Lingkar Selatan (JJLS), tepatnya di perempatan arah Pantai Petanahan, Desa Karanggadung, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Kecelakaan maut melibatkan dua kendaraan, yakni kendaraan truk bermuatan semen dengan Nopol L 8632 UA dan kendaraan truk bermuatan kayu dengan Nopol AA 1343 HM.

 

Berdasarkan Informasi yang dapat dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi Sabtu 25 Oktober 2020, sekira pukul 05.30 WIB.  Saat itu kendaraan truk bermuatan semen yang dikemudikan oleh warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik Toni Firmansyah (29) melintas dari arah utara dan hendak belok ke arah timur.

 

Bersamaan dengan itu, dari arah barat melaju kendaraan truk bermuatan kayu melesat dengan kecepatan tinggi yang dikendarai oleh Darsono (55) bersama Ismanto (28) warga Desa Wonodadi, Kecamatan Buayan dan Ranto (34). Sesampainya di lokasi kejadian kecelakaan antar keduan kendaraan tak bisa dihindarkan.

 

Truk bermuatan semen yang membanting setir ke arah kanan masuk jalan arah selatan dan menabrak halaman kios milik warga yang berada di sebelah timur jalan setempat. Sementara itu truk bermuatan kayu yang menabrak badan truk bermuatan semen terpental dan menabrak kios di sebelah barat dan selatan jalan perempatan setempat berikut mobil yang terparkir disamping kios.

 

Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Sugiyanto didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Kebumen Iptu Ratimin saat menggelar olah TKP mengatakan, pengendara truk bermuatan kayu meninggal di lokasi kejadian. Satu rekan lainnya meninggal di jalan saat tengah dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Petanahan dan satunya lagi mengalami luka berat.

 

‘’ Sedngkan Sopir truk bermuatan semen hanya mengalami luka ringan,’’ungkapnya.

 

FOTO ISTIMEWA TKP

Menurut AKP Sugiyanto, kecelakaan diduga akibat kelalaian kedua pengendara truk. Selain itu, rambu-rambu lalulintas yang ada di JJLS juga terbilang masih cukup minim dan perlu penambahan rambu-rambu, terlebih jalan setempat kondisinya cukup bagus, halus dan lurus, sehingga para pengguna jalan terpancing untuk melesat dengan kecepatan tinggi.

 

Adanya kejadian tersebut, masyarakat dihimbau imbau agar lebih berhati-hati lagi dalam berlalu lintas. Jika hendak menyebrang, atau melintasi perempatan dan pertigaan untuk dipastikan dulu situasi benar-benar aman.

 

Sementara itu menurut penuturan salah satu warga disekitar lokasi kejadian, Siti Asiyah, dilokasi setempat sering terjadi kecelakaan. Kendati demikian, kejadian kecelakaan terparah baru terjadi pada hari ini. (K24/THR/RIF).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Jurnalis Kebumen

Tinggalkan Balasan