Ketua RMI NU Kebumen : Santri Juga Perlu di Vaksin

oleh -
Ketua RMI NU Kebumen Gus Fachrudin Achmad Nawawi

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Sebagai upaya untuk penanggulangan wabah virus corona, Ketua RMI NU Kebumen Gus Fachrudin Achmad Nawawi mendukung penuh program vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Vaksin dinilai aman dan juga halal.

 

Hal itu Ia sampaikan usai menjalani vaksinasi covid 19 ke dua, di Gedung IAINU Kebumen, Selasa 16 Maret 2021. Gus Fachru meminta masyarakat tidak perlu takut dan kawatir jika akan di suntik vaksin.

 

‘’ Saya sudah melakukan Vaksin dua kali, dan Alhamdulilah aman dan tidak ada gejala apa apa. jadi menurut saya ini bagus untuk kesehatan. untuk itu masyarakat tidak perlu kawatir jika akan di suntik vaksin,’’ujar Gus Fachrudin.

 

Disisi lain Gus Fachru juga berharap kepada pemerintah, agar vaksinasi ini juga bisa diberikan kepada para santri yang tinggal di pondok pondok pesantren. Terlebih program Bupati yang baru bernama SIBUSAH atau Santri Kebumen Sehat dan Berkah, dimana program ini merupakan untuk meningkatkan derajat kesehatan para santri sehingga terwujud santri kebumen yang bersih dan sehat.

 

‘’ Atas nama RMI NU Kebumen kami berharap, santri bisa dimasukan untuk tahap berikutnya dalam program vaksinasi. Hal ini untuk terwujud santri kebumen yang bersih dan sehat.,’’imbuhnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Kusbiyantoro saat dikonfirmasi mengatakan, setelah tenaga kesehatan, vaksinasi menyasar para pelayan publik di Kebumen. Kendati demikian, vaksinasi untuk penyuntikan kedua sempat tertunda akibat ketersediaan vaksin.

 

Dimana, penyuntikan yang semestinya tanggal 10 Maret dilaksanakan 15 Maret. Meskipun molor dari jadwal dua pekan seperti yang ditentukan, namun ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak masalah.

 

 “Vaksinasi penyuntikan kedua tertunda karena stok vaksin dan terbentur hari libur, meski begitu pada prinsipnya boleh mundur tetapi tidak boleh maju dari jadwal,” tegasnya.

 

Adapun vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik kali ini, suntikan pertama menyasar 20.669 orang. Sedangkan untuk penyuntikan kedua hingga tanggal 15 Maret 2021 baru menyelesaikan 1.836 orang.

 

” Pada tahap kedua ini baru terselesaikan 10 persen. Dan belum tahu kapan waktu penyelesaian untuk tahap kedua. Namun hingga Maret belum dapat terselesaikan. Masih jauh. Baru 10 persen karena vaksin belum ada lagi,” imbuhnya.

 

Dijelaskanya, pada penyuntikan kedua vaksinasi tahap 2 ini, menyasar 13 golongan. Yaitu tenaga kesehatan yang belum, atlet, pelayanan publik esensial Damkar, BPBD, BUMD, BPJS, BUMN, kepala dan perangkat desa, lansia, pedagang pasar. Kemudian penyuluh agama, pariwisata, perhotelan dan restoran, pegawai ASN dan honorer, anggota DPRD, transportasi publik, pendidik, pejabat negara dan TNI, Polri, Satpol PP. (K24/THR).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24