Ketua PCNU Kebumen Benarkan Ucapan Gus Kautsar Mengajak Warga NU Bersatu Mendukung Paslon Bupati

oleh -643 views
KH DAWAMUDIN MASDAR

KEBUMEN, Kebumen24.com- Satu persatu tokoh kembali membenarkan ucapan terkait ajakan Pengasuh Pondok Pesantren Al- Falah Ploso Kediri KH. M Abdurrohman Al Kautsar kepada warga Nahdiyin di Kebumen agar bersatu mendukung paslon bupati yang ada yakni H. Arif Sugianto dan Hj. Ristawati Purwaningsih dalam Pemilukada Kebumen pada 9 Desember 2020 mendatang.

 

Meski begitu, sebelumnya perkataan tersebut justru disebut sebut berita hoax oleh pemilik akun Facebook yang mengaku hadir langsung dalam kunjungan Gus Kautsar di Ponpes Al-Kahfi Somalangu, dan hingga akhirnya sempat ramai mendapat tanggapan dari warga Netizen.

 

Setelah dibenarkan oleh pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Sruweng KH. Saiful Munir yang juga merupakan Alumni Santri Ponpes Al-falah Ploso Kediri. Kali ini Ketua PCNU Kebumen KH. Dawamudin Masdar juga membenarkan pemberitaan bahwa Gus Kautsar mengajak warga Nahdiyin untuk mendukung H. Arif Sugianto dalam Pilkada mendatang.

 

Hal tersebut ditegaskan secara langsung oleh Ketua PCNU usai peletakan batu pertama pembangunan Gedung Haji Barat Minggu, 15 November 2020.  Adanya berita Gus Kautsar yang dibilang hoax di media sosial, itu bahasa hadistnya sami’tu yang artinya “aku mendengar langsung”, jadi apa yang diberitakan itu memang benar. Bahkan dalam kunjungan tersebut banyak dari alumni santri yang mendengarkan secara langsung apa yang disampaikan Gus Kautsar, yang kaitannya dengan Pilkada Kebumen.

 

” Artinya apa yang disampaikan oleh Gus Kautsar kaitannya dengan Pilkada di Kebumen itu benar, artinya ya sebaiknya para santri memilih orang yang sudah jelas, jangan sampai memilih yang tidak jelas,” ucapnya.

 

Dikatakan Kyai Dawam, pada saat itu memang Gus Kautsar mengatakan bahwa bumbung kosong itu belum jelas, dan apabila terpilih nantinya, siapa yang menjabat tidak jelas, dan tidak mengetahui permasalahan apa yang dihadapi di Kebumen. Karena hal tersebut merupakan penunjukan secara langsung dari provinsi, yang dalam hal ini Gubernur dan masyarakat tidak mengetahui seperti apa, sosok yang akan memimpin Kebumen nantinya.

 

”Jadi menurut Gus Kautsar pada saat itu, apabila calon Bupati Kebumen yang akan dipilih rakyat sudah jelas, serta memiliki komitmen dengan Visi Misi untuk memakmurkan masyarakat. Dengan begitu secara otomatis hal tersebut lebih baik daripada memilih Bumbung Kosong atau kotak kosong dan juga tidak memiliki visi misi serta tidak memiliki tanggung jawab atas Kemajuan Kebumen. Bahkan kolom kosong juga tidak adanya janji yang bisa ditagih oleh masyarakat, karena memang tidak memiliki visi misi,”jelas Kyai Dawam.

 

Kyai Dawam menegaskan bahwa pihaknya meyakini siapa saja yang mengatakan hoax atas pernyataan Gus Kautsar tersebut, tidak menghadiri secara langsung. Bahkan ditegaskan pada saat itu saksinya banyak, baik itu dari Santri Tegalrejo, Santri Ploso, Santri Lirboyo semuanya mendengar apa yang disampaikan Gus Kautsar tentang Pilkada Kebumen. Jadi apa yang disampaikan oleh Gus Kautsar itu benar, terkait agar warga Nahdiyin mendukung H. Arif Sugianto dalam Pilkada Kebumen.

 

” Saya yakin itu yang mengatakan hoax itu nggak datang kesana, padahal saksinya banyak, dari santri baik dari santri Tegalrejo, santri Ploso, Santri Lirboyo itu juga mendengarkan statment atau pernyataan Gus Kautsar tentang Pemilukada kebumen,Jadi artinya apa yang disampaikan beliau itu benar benar demikian memang beliau mengatakan demikian, sami’ tu saya mendengar bukan katanya gitu,”tegas Kyai Dawam.

 

Lebih lanjut pihaknya menghimbau kepada seluruh warga NU, terkait berita berita yang tidak benar seperti halnya pada pilkada. Untuk itu ada baiknya Tabayyun atau klarifikasi kepada pihak yang memiliki otoritas dan memiliki kompetensi. Dengan begitu semua bisa berjalan damai dan beriringan, serta tidak terjadi perpecahan.

 

” Kepada warga NU kaitannya dengan berita berita seputar pemilukada saya kira lebih elegan kita tabayun atau klarifikasi dengan orang orang yang punya kompetensi orang orang yang punya otoritas, kaitannya misal beritanya Gus Kautsar ya kita klarifikasi tabayun kepada orang orang yang hadir kesana, yang penting warga Santri dari Ponpes manapun supaya kompak, dan jangan sampai terpecah belah gara gara pemilukada,” pungkas Kyai Dawam.(K-24/IMAM)

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Jurnalis Kebumen

Tinggalkan Balasan