KEBUMEN, Kebumen24.com – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen semakin bertambah. Kali ini dua orang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Dengan bertambahnya dua kasus baru, maka jumlah pasien positif hingga sejauh ini 33 orang.

 

Kedua warga yang dinyatakan posiitf Covid-19 tersebut yaitu perempuan berinsial UKh (44) perempuan warga Kecamatan Petanahan, dan laki-laki berinisial ESa (54) warga Kecamatan Kebumen.

 

Juru Bicara Gugus Tugas Kebumen Cokro Aminoto, saat jumpa pers di Posko Penangggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen Minggu 18 Mei 2020 mengatakan, dengan bertambahnya pasien yang dinyatakan positif Corona, maka jumlah kasus positif Covid-19 sekarang menjadi 33 orang. Delapan belas diantaranya kini masih dalam perawatan,13 sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

 

Adapun jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) kini tercatat 2.727 orang.  Dari jumlah tersebut, 2.599 orang diantaranya telah selesai pemantauan. Sedangkan 128 orang masih dalam pemantauan. Selanjutnya untuk jumlah Pasien Dengan Pengawasan (PDP) sendiri hingga kini tercatat sebanyak 172 orang. Lima belas orang diantaranya telah meninggal dunia tanpa hasil lab dan 41 orang telah selesai pengawasan. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 26 orang. dan PDP dengan hasil lab negatif 90

 

“Data hari ini, pasien postif corona berjumlah 33 orang. 18 diantaranya dalam perawatan, 13 sembuh dan 2  meninggal dunia,” terang Cokro Aminoto didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiantoro dan Kabag Humas Setda Eko Purwanto.

 

Sementara itu,  Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen sekaligus juga Humas Gugus Tugas Kusbiyantoro menyampaikan pasien berinisial UKh dari Kecamatan Petanahan merupakan keluarga dari pasien sebelumnya yang terinfeksi virus corona usai melaksanakan perjalanan dari Sulawesi. Adapun pesien selanjutnya yakni ES asal Kecamatan Kebumen, terinfeksi corona setelah melakukan perjalanan dari Sulawesi.

 

“Untuk pasien berinisial UKh merupakan keluarga dari pasien sebelumnya yang terinfeksi virus corona, sedangkan pasien ESa terinfeksi corona setelah melakukan perjalanan dari Sulawesi’’,terangnya.

 

Adanya covid-19 yang kini kian merabak, berbagai upaya dilakukan Pemkab untuk penanganan covid 19 di Kebumen. Salah satunya dengan menetapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) sebagai upaya yang paling efektif. Kendati begitu, upaya pemerintah tersebut tidak bisa terwujud tanpa adanya peran serta dari masyarakat agar virus corona bisa di cegah. (K24/ARTA)

By Redaksi

Redaksi Kebumen24