Hidup Bersama Satu Rumah, Pasangan Remaja di Buluspesantren Akhirnya Dinikahkan

oleh -279 Dilihat

BULUSPESANTREN, Kebumen24.com – Bertahun tahun hidup bersama layaknya suami istri, sepasang remaja di Desa Ayam Putih Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen akhirnya resmi dinikahkan. Ini setelah ada salah satu warga melapor ke pemerintah Desa tentang keberadaan pasangan tidak resmi tersebut.

Pernikahan berlangsung di di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buluspesantren, Jum’at, 27 Mei 2022. Proses ijab kabul disaksikan langsung oleh Jajaran Forkopimcam dan Pemerintah Desa serta anggota keluarga.

Camat Buluspesantren Sugito Edi Prayitno menjelaskan, kedua remaja tersebut adalah Anang (23) Warga Desa Ayam Putih, dan Safa Asila Salsabila (19) warga asal Desa Logede Kecamatan Pejagoan. Keduanya telah beberapa tahun hidup bersama dirumah pihak laki laki tanpa status pernikahan, dan bahkan telah dikaruniani seorang anak.

Untuk itu, Pihaknya bekerjasama dengan Pemerintah Desa menikahkan mereka agar memiliki status yang sah. Terlebih keduanya berasal dari keluarga yang kurang mampu dan belum memiliki pekerjaan tetap.

“Keduanya telah hidup Bersama sekitar satu tahun lebih, namun belum menikah secara resmi, keduanya juga berasal dari keluarga yang kutang mampu sehingga kami berupaya memfasilitasi semua agar bisa terlaksana dengan baik,’’terang Camat.

Sugito menambahkan setelah pernihakan ini, pihaknya juga akan membantu agar anak mereka bisa tercatat secara adminsitrasi dan masuk dalam kartu keluarga. Ia juga berharap keduanya bisa segera mendapat tempat tinggal dan pekerjaan yang dapat mencukupi kebutuhan mereka.

“Sementara waktu keduanya tinggal di balai desa setempat, karena untuk saat ini masih belum meimiliki pekerjaan semoga cepat mendapat tempat tinggal dan pekerjaan untuk menghidupi keluarganya”, imbuhnya.

Sementara itu, Anang dan Salsabila merasa lega dan senang dapat dinikahkan secara resmi. Keduanya mengaku selama ini belum nikah lantaran keterbatasan ekonomi dan faktor minimnya pengetahuan mereka. Terutama tentang administrasi kependudukan yang belum lengkap.

“Terimakasih untuk semua yuang telah membantu pernikahan kami sehingga kami bisa menikah secara resmi. Sebelumnya kami memang tidak paham mau menikah tapi banyak keterbatasan,’’ucapnya kepada Wartawan.(K24/ARTA)

Video :

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24