Hadiri Peringatan HUT PPNI ke 47, Bupati Arif Ajak Perawat Sukseskan Program Penanganan Covid 19

oleh -
K24

KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke-47 Kebumen. Kegiatan dengan tema “Perawat Tangguh, Indonesia Bebas Covid-19, Masyarakat Sehat” ini diharapkan kedepan peran perawat bisa terus bersinergi dengan pemerintah.

 

Acara ditandai dengan pemotongan Tumpeng dan berlangsung penuh Khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu 17 Maret 2021. Turut hadir Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono dan para OPD, Jajaran Forkopimda, Ketua PPNI Kebumen Tri Tunggal Eko Sapto beserta anggotanya.

 

Ketua PPNI Kebumen Tri Tunggal Eko Sapto menyampaikan kegiatan ini merupakan sebagai wujud rasa syukur atas bertambahnya usai PPNI. Dimana PPNI Cabang Kebumen merupakan sebuah organisasi para perawat yang telah memiliki anggota 2000 lebih dan masih aktif bertugas baik di Rumah sakit daerah maupun swasta. Untuk itu pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah dalam hal kesehatan khususnya penanganan covid 19 di Kabupaten Kebumen. Seperti

 

Dikatakanya, selama pandemi, Perawat selalu turut serta dalam membantu pananganan covid 19 di Kebumen hingga sampai program vaksinasi. Bahkan tak sedikit pula para tenaga medis khususnya perawat yang terkonfirmasi virus. Kendati begitu hingga saat ini telah tertangani dengan baik. Kepada masyarakat pihaknya mengajak untuk turut berperan aktif dalam mencegah penyebaran covid 19.

 

”Pada dasarnya kami selalu siap bersinergi dengan pemerintah. Untuk itu kepada Masyarakat bersama sama dengan perawat mari bersatu padu untuk mencegah covid 19 di kebumen,”ujarTri Tunggal

 

Sementara itu, dalam sambutanya Bupati menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 PPNI Kabupaten Kebumen Tahun 2021. Disisi lain pihaknya merasa bangga dengan keberadaan perawat di Kabupaten Kebumen, dalam membangun komitmen dengan pihak pemerintah untuk memberikan perawatan terbaiknya kepada masyarakat.

 

‘’ Mudah-mudahan melalui peringatan HUT PPNI kali ini dapat meningkatkan komitmen dan kesepahaman para perawat di Kabupaten Kebumen untuk bersama-sama aktif dalam mengatasi masalah kesehatan guna mencapai tujuan percepatan pembangunan kesehatan dalam mencapai Indonesia Se¬hat 2025,’’ucap Bupati Arif.

 

Bupati menilai Perawat sebagai profesi, senantiasa dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang responsibel dan akuntabel. Terlebih masyarakat Indonesia saat ini lebih kritis dan lebih mengharapkan kenyamanan dan kepuasaan di dalam menerima layanan keperawatan yang diberikan oleh profesi perawat, terutama di masa pandemi covid 19 seperti sekarang ini.

 

‘’ Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan merupakan garda terdepan yang memiliki resiko yang tinggi terkena paparan Virus Covid ini dan bahkan seperti yang kita tahu, beberapa perawat telah menjadi korban akibat virus ini, baik akibat terinfeksi langsung maupun akibat dari kelelahan dalam merawat pasien Covid-19,’’imbuh Bupati Arif.

 

Lebih jauh Bupati Kebumen juga memandang sejauh ini Perawat telah mendedikasikan diri secara jiwa dan raga dalam menangani kasus Covid-19. Sehingga sudah semestinya pemerintah dan masyarakat, harus memberikan apresiasi tertinggi bagi peran perawat.

 

‘’ Kita semua menginginkan Covid-19 ini segera berlalu, untuk itu saya mengajak, marilah kita semua meningkatkan kewaspadaan dengan cara menerapkan protokol kesehatan setiap saat. Mari kita juga saling bekerja sama dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi pandemi Covid-19.’’pesan Arif,

 

Diakhir sambutan Bupati berharap agar sinergi antara pemerintah, petugas kesehatan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dengan selalu menjalankan peran dan fungsinya masing-masing. Ini tentunya akan mempercepat teratasinya pusaran Covid-19.

 

‘’ Yakinlah, bersama kita pasti bisa melewati masa-masa sulit ini. Dengan bersabar, menahan diri, meningkatkan rasa kepedulian antar sesama, saling bantu maka kondisi pandemi ini akan segera usai. Selanjutnya kita menata kehidupan baru dalam mengatasi dampak yang disebabkan oleh pandemi ini dari sisi pemulihan ekonomi, politik, sosial, budaya dan pertahanan keamanan.’’pungkasnya.(K24/THR).