Proses evakuasi jenazah Jemarun (istimewa)

PADURESO, Kebumen24.com – Perjuangan tim SAR gabungan dalam pencarian korban tanah longsor di Desa Kalijering Kecamatan Padureso, Kebumen Jawa Tengah berbuah hasil. Ketiga korban yang sempat hilang berhasil ditemukan. Korban ketiga yang berhasil ditemukan adalah Jemarun (48) yang telah dicari sejak 6 hari lalu.

“Ijin melaporkan, korban ketiga Jemarun ditemukan, sedang evakuasi ke balai desa,” ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen Teguh Kristiyanto.

Proses evakuasi jenazah Jemarun (istimewa)

Jemarun ditemukan di bawah material longsor, Minggu (14/2/2021) dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR kini tengah melakukan evakuasi jenazah untuk selanjutnya dimandikan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dua jenazah lain korban longsor di Dukuh Krajan RT 1 RW 2 Desa Kalijering, ditemukan meninggal dunia. Tarsinah (60) ditemukan pertama kali pada Rabu (10/2/2021) pagi dan sore harinya jenazah kedua ditemukan atas nama Doniatun. Keduanya telah dimakamkan oleh masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor cukup parah terjadi di Desa Kalijering akibat hujan deras sejak Selasa (9/2/2021) sore. Longsor menimpa sedikitnya tujuh rumah warga dengan jumlah 6 kepala keluarga yang terdiri dari 14 jiwa. Tiga orang hilang yakni Tarsinah, Doniatun dan Jemarun.

Berdasarkan laporan BPBD Kebumen, kerugian akibat tanah longsor sekitar Rp 1,22 miliar. Tujuh rumah yang mengalami kerusakan yaitu Gumun Mujiono, Sri Rejeki, Tarsinah, Mitro Utomo, Jemarun, Tri Mulyadi dan Kirwanto. Korban selamat sementara mengungsi ke balai desa dan rumah warga yang tidak terdampak bencana.

Bencana longsor ini pun menyita perhatian pemerintah pusat. Kepedulian ditunjukkan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang langsung meninjau lokasi longsor, Jumat kemarin. Selain memberikan bantuan kepada korban terdampak, Mensos Risma juga menghibur anak-anak. Ia juga berjanji membantu proses relokasi bagi warga yang terdampak bencana.(K24/Tohri)

By Redaksi

Redaksi Kebumen24