Dua Korban Ledakan Petasan di Mirit Jalani Perawatan Intensif

oleh -
Foto : Bupati Kebumen saat menbesuk para korban di RSUD Prembun Rabu 12 Mei 2021 kemarin (Istimewa)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Hingga kini masih ada dua korban ledakan petasan di Desa Ngabean Kecamatan Mirit Kebumen yang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Sedangkan dua orang korban sudah diijinkan pulang ke rumah dan menjalani rawat jalan.

Satu orang atas nama Bambang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Prembun. Sedangkan satu orang bernama Alip dirujuk ke RS Margono Purwokerto akibat luka bakar yang dideritanya cukup berat.

Dari dua orang korban yang sudah diijinkan pulang, satu diantaranya harus menjalani pemeriksaan Polisi, yakni bernama Irwan tersebut mengalami luka pada bagian kepala dan sudah diijinkan pulang setelah menjalani perawatan pada Kamis 13 Mei 2021 sore kemarin. Kendati begitu, Polisi pun memeriksa irwan dirumahnya dan kondisinya masih lemas.

.Bambang yang dirawat di RSUD Prembun mengaku kondisinya sudah stabil kendati luka bakar yang dideritanya mencapai lebih dari 45 persen. Bahkan sekujur tubuhnya diperban hingga sampai menutup kepalanya.

‘’ Alhamdulilah sudah mendingan tapi masih lemas,’’ujar Bambang saat ditemui di Ruang IGD RSUD Prembun Kamis sore kemarin.

Bambang mengungkapkan, saat kejadian dirinya bersama enam temannya sedang mengisi gulungan kertas dengan bubuk petasan.

“Tidak diketahui pasti berasal dari apa, tiba-tiba saja tumpukan petasan yang sudah terisi bubuk petasan meledak keras. Saat itu saya berada sedikit jauh dari tumpukan petasan yang meledak,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kebumen saat usai meninjau lokasi kejadian pada Rabu malam sebelumnya mengatakan sebagai bentuk keprihatinya, Bupati juga telah meminta kepada Dinas Kesehatan Kebumen agar seluruh biaya perawan para korban selama di rumah sakit ditanggung oleh pemkab melalui Jaminan Kesehatan Daerah atau Jamkesda.

‘’ Kami sudah perintahkan Dinas Kesehatan Kebumen agar seluruh biaya perawatan korban di rumah sakit di tanggung Jamkesda,’jadi biar masyarakat tenang tidak memikirkan lagi soal biaya,’’jelas Bupati, Rabu 12 Mei 2021 kemarin.(K24/THR).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24