Dampak PPKM, Begini Kondisi Obyek Wisata Curug Sindaro

oleh -
CURUG SINDARO

KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com- Adanya Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Virus Corona memiliki dampak yang cukup signifikan bagi kehidupan masyarakat khususnya dibidang ekonomi. Tak terkecuali pada sektor wisata, dimana kebijakan tersebut melarang seluruh objek wisata di Kebumen buka menerima pengunjung.

 

Seperti Obyek Wisata Curug Sindaro yang terletak di Desa Wadasmalang Kecamatan Karangsambung – Kebumen. Sejak diterapkannya PPKM mulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021, Obyek Wisata yang dikelola oleh BUMDES ini terpaksa ditutup sementara dan tidak menerima pengunjung sama sekali.

 

Ketua Pokdarwis Desa Wadasmalang Margono Rabu 20 Januari 2021 mengungkapkan, tutupnya objek wisata curug sindaro tentunya membuat tidak ada penghasilan. Padahal disisi lain biaya perawatan tetap harus dikeluarkan.

 

Dijelaskannya, bahwa sebelum ada pandemi, Curug Sindoro merupakan obyek wisata yang selalu ramai pengunjung. Tak kurang ratusan wisatawan datang langsung dan menikmati keindahan alam dari Curug tersebut. Namun berbeda hal setalh adanya pandemi covid 19, pengunjung menurun hingga mencapai 90 persen. Ditambah lagi saat ini diiberlakukannya PPKM oleh pemerintah, dan dapat dipastikan perputaran ekonomi masyarakat di obyek wisata harus berhenti total.

 

” Sudah ada pandemi saja menurun apalagi sekarang ada kebijakan PPKM, tentunya berhenti total,’’ujarnya.

 

Lebih jauh Margono mengatakan, dengan penutupan obyek Wisata saat ini bisa terlihat dari tidak adanya perputaran ekonomi masyarakat. Terbukti dari tidak adanya warung yang buka. Hanya memang, pintu masuk tidak ditutup, dikarenakan masih ada masyarakat lokal, yang harus merumput dan mengelola laha di sekitaran obyek wisata.

 

” Bisa dilihat warung yang dikelola BUMDES tutup semua, hanya memang pintu masuk tetap dibuka, tapi yang lewat hanya warga sekitar yang harus merumput dan mengelola lahan di sekitar Curug,” imbuh Margono.

 

Meski dirasa cukup menyulitkan, pihaknya tetap mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Terlebih menurutnya hal ini demi kebaikan masyarakat ditengah pandemi covid 19. Untuk itu pihaknya akan selalu berkomunikasi dengan Pokdarwis Desa lain terkait perkembangan wisata Kebumen kedepannya.

 

” Dari pengelola mau tidak mau mendukung, karena ya kan untuk kebaikan bersama dan kita juga komunikasi melalui WhatsApp grup tentang kegiatan wisata di kebumen untuk perkembangannya kedepan,” tandasnya. (K24/IMAM).