Curah Hujan Masih Tinggi, Bupati Minta Warga Waspada Bencana

oleh -
K24

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Bupati KH Yazid Mahfudz, mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran atau di sepanjang aliran Sungai Lukulo untuk waspada bencana saat musim hujan ini. Apalagi musim hujan saat ini diperburuk dengan adanya fenomena La Nina. Maka dari itu, intensitas hujan dan debit air di sungai akan mengalami peningkatan.

 

“Saat ini hujan masih lebat, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar waspada. Termasuk yang berada di bantaran Sungai Lukulo,” kata Yazid Mahfudz, saat meninjau lokasi  tebing longsor di Sungai Lukulo Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Senin, 14 Desember 2020.

 

Bupati meminta, kepala desa dan camat agar segera melapor apabila terjadi bencana. “Agar cepat dalam penanganannya,” tegasnya.

 

Satu rumah roboh  setelah terbawa tebing Sungai Lukulo yang longsor di Dukuh Legok RT 03/RW 06 Desa/Kecamatan Pejagoan, Minggu, 13 Desember 2020 sekitar pukul 18.20 WIB.

 

Peristiwa terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Kebumen secara terus menerus dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, ada tiga rumah warga lainnya yang terancam longsor karena lokasi sangat berdekatan. Bahkan ada satu rumah yang pondasi menggantung.

 

“Setelah kita cek penyebabnya karena ada rembesan air dari saluran drainase. Kita akan segera upayakan dibronjong, tapi kita pasangi bambu dulu,” ujar Yazid Mahfudz.

 

Setelah itu, Bupati juga meninjau tebing yang terkikis aliran Sungai Lukulo di Dukuh Entak Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong.

 

Ikut dalam tinjauan itu Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, Kepala DPU PR Kebumen Haryono Wahyudi, Plt Kepala BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto.(K24/THR/HMS)

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24