Berlangsung Dua Hari, 665 Mahasiswa Baru UPB Kebumen Ikuti Pengenalan Kampus

oleh -

PEJAGOAN, Kebumen24.com –  Sebanyak 665 mahasiswa baru Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen mengikuti Pekan Raya Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Prospek) tahun akademik 2021/2022. Kegiatan digelar secara daring dan berlangsung selama dua hari, mulai Rabu 22 sampai dengan Kamis 23 September 2021.

Kegiatan diawali dengan Sidang Terbuka Senat Peneriman Mahasiswa Baru UPB Tahun Akdemik 2021 2022, di Aula Kampus UPB jalan Ronggowarsito Kecamatan Pejagoan Kebumen. Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Dr. H. Slamet Ahmadi, MM, Rektor UPB Dr. Gunarso Wiwoho SE MM, serta sejumlah para Dosen.

Dalam laporanya, Koordinator Penerimaan Mahasiswa Baru UPB Kebumen Eko Wardoyo SE MM menyampaikan bahwa proses seleksi penerimaan mahasiswa baru UPB Tahun Akademik 2021-2022 terdiri atas empat jalur. Pertama seleksi mandiri kampus atau jalur tes potensi akademik, kedua seleksi jalur UTBK. Ketiga, jalur prestasi dan keempat seleksi beasiswa KIP kuliah.

‘’ Waktu seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Putra Bangsa Tahun Akademik 2021-2022 diselenggarakan mulai dari tanggal 2 Januari 2021 sampai tanggal 20 September 2021 yang terbagi menjadi 4 (empat) Gelombang Pendaftaran.’’paparnya.

Eko menyebutkan jumlah Pendaftar tercatat sebanyak 665 orang. Dari jumlah tersebut 539 orang diantranya terdaftar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sedangkan 126 orang terdaftar di Fakultas Sains dan Teknologi

‘’ Mahasiswa S1 Manajemen sebanyak 440 orangm Mahasiswa S1 Bisnis Digital sebanyak 54 orang,  Mahasiswa D3 Akuntansi sebanyak 45 orang, Mahasiswa S1 Sains Data  sebanyak 9 orang, Mahasiswa S1 Agribisnis sebanyak 29 orang dan Mahasiswa S1 Ilmu Komputer / Informatika sebanyak 88 orang,’’imbuh Eko.

Untuk Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur Tes Potensi Akademik, : 513 orang, Seleksi Jalur UTBK, sebanyak 98 orang, Jalur Prestasi, 38 orang dan Seleksi Beasiswa KIP Kuliah16 orang.

‘’ Nilai TPA Tertinggi 88 atas nama  Chery Marsyah Putri dari Prodi Bisnis Digital,  kemudian Munaya Nur Azizah Prodi S1 Manajemen dan Elsa Aprilia D3 akuntansi.’’jelasnya.

Adapun jumlah mahasiswa baru  laki-laki sebanyak 246 orang ( 36,9%) dan mahasiswa perempuan sebanyak 419 mhs (63,1%)  Untuk mahasiswa baru termuda yaitu bernama Muhammad Rizky Syahputra, lahir di Medan, 26 Desember 2004, atau genap berusaia  16 Tahun 8 bulan 27 hari.

Sementara itu, Rektor UPB Dr. Gunarso Wiwoho SE MM, menyampaikan selamat datang dan bergabung menjadi bagian dari civitas academica Universitas Putra Bangsa. Dengan penuh keramahan dan kehangatan pihaknya menyambut baik para mahasiswa yang akan turut menentukan perjalanan hidup dan sejarah Universitas Putra Bangsa.

‘’ Saudara-saudara telah menjadi orang-orang terpilih dari ribuan kepeminatan yang menginginkan kuliah di Perguruan Tinggi. Sekali lagi, selamat.’’ucap Gunarso.

Rektor UPB mengatakan, tahun lalu saat Pengenalan Kampus (PEKA), tepatnya 21 September 2020, Putra Bangsa masih berbentuk Sekolah Tinggi, namun saat ini telah berubah bentuk menjadi Universitas, yakni Universitas Putra Bangsa. Perubahan bentuk ini didorong oleh berbagai faktor, diantaranya adalah dukungan dari LLDikti  Wilayah VI Jawa Tengah, para Pemangku Kepentingan (stakeholder), serta Dunia Industri dan Pengguna Lulusan.

‘’’ Perubahan bentuk ini didasari dengan SK Mendikbud No. 123/E/O/2021 tertanggal 8 April 2021. Universitas Putra Bangsa kini memiliki 2 Fakultas dan 6 program studi, yakni: FEB, Akuntansi, Manajemen, Bisnis Digital, dan FST, Sains Data, Agribisnis, Informatika/Ilmu Komputer. ’’jelasnya

Gunarso menjabarkan Universitas Putra Bangsa melalui Visinya telah berkomitmen untuk secara berkelanjutan menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas. Visi Universitas Putra Bangsa yaitu “Menjadi perguruan tinggi unggul dalam menghasilkan sumber daya manusia kompetitif dan berakhlak mulia”.

‘’ Unggul, berarti secara terencana melaksanakan proses Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas, dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang sangat memadai. Kompetitif, berarti mampu menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi manajemen dan akuntansi yang tangguh, percaya diri, dan mampu secara berkesinambungan mengembangkan diri sehingga berdaya saing tinggi. Berakhlak Mulia, berarti mampu menghasilkan SDM yang memiliki budi pekerti luhur, dan senantiasa bertindak berlandaskan kaidah moral, etika dan legalitas.’’imbuhnya.

Gunarso menyampaikan mahasiswa baru akan segera memulai sebuah perjalanan akademik, sebuah proses pembelajaran, yang dipandu dan disupervisi oleh segenap dosen-dosen, serta didukung oleh para tenaga kependidikan. Tujuan dari perjalanan akademik tersebut tentunya bukan sebatas didapatkannya gelar akademik saja, namun yang tidak kalah pentingnya adalah dicapainya kompetensi akademik, yang mencakup aspek pengetahuan kognitif, ketrampilan, sikap serta kepribadian.

‘’Semakin tinggi gelar akademik yang Saudara raih, diharapkan semakin tinggi pula kualitas sikap dan kepribadian yang terbentuk.’’ujarnya.

Lebih jauh Gunarso mengatakan Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset danTeknologi, telah mencanangkan kebijakan yang dikenal sebagai ‘Merdeka Belajar – Kampus Merdeka’, atau MBKM. Kebijakan ini menekan pentingnya ‘perluasan kebebasan’ bagi mahasiswa, selama menempuh proses pembelajaran di kampus.

‘’Perluasan kebebasan ini mencakup perluasan pembelajaran dengan cara mengambil sejumlah mata kuliah di luar bidang studi utama; dan perluasaan interaksi dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar kampus.’’tambahnya.

Perluasan pembelajaran diharapkan akan memperkaya mahasiswa dengan pengetahuan multi-disiplin. Termasuk perluasan interaksi dapat memperkaya mahasiswa dengan keanekaragaman perspektif dalam melihat suatu permasalahan, memperkuat kepekaan dan kepedulian sosial, serta mengembangkan kemampuan untuk berkolaborasi dalam menjawab permasalahan.

‘’ Dengan adanya perluasan kebebasan tersebut di atas, diharapkan kompetensi akademik yang Saudara capai di kampus akan semakin relevan dengan permasalahan dan tantangan di ‘dunia nyata’.’’harapnya.

Kepada mahasiswa baru Gunarso berpesan Kampus adalah wadah bagi pengembangan dan aktualisasi potensi intelektual. Kampus terbentuk dari sarana dan pra-sarana fisik, dan sekaligus juga tatanan organisasional, nilai-nilai moral dan norma-norma. Untuk itu pergunakanlah kesempatan pada kegiatan PROSPEK ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat segera memahami secara lebih mendalam.

‘’ Selamat mengisi hari-hari produktif di masa muda, untuk menjadi insan dewasa yang sebaik-baiknya, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi orang lain.’’pesannya.(K24/IMAM).