Berawal dari Hobi, Tanaman Bonsai Mendatangkan Berkah Bagi Warga Krakal

oleh -
Foto Wiji sedang merawat tanaman bonsai

ALIAN, Kebumen24.com,- Berawal dari hobi dan kegemaranya merawat tanaman Bonsai, Wiji, warga Dukuh Krajan RT 02 RW 02  Desa Krakal Kecamatan Alian, kini menekuninya manjadi sebuah usaha yang cukup menghasilkan. Bahkan, tanaman bonsainya ada yang terjual dengan harga puluhan juta rupiah.

 

Usaha yang dirintis sejak tahun 2015 silam ini, kini memiliki berbagai jenis tanaman bonsai yang cantik dan indah di pandang mata. Bonsai yang dibentuk dari hasil tangan rajinya ini sudah dikenal luas hingga ibukota Jakarta. Terlebih semenjak merebaknya wabah pandemi covid 19, tanaman bonsai justru semakin ramai diburu pembeli dengan harga yang tidak murah, yakni ada yang 10 juta hingga 20 juta rupiah.

 

Dikatakan Wiji, bahwa untuk memulai bisnis tanaman bonsai sebenarnya tidaklah sulit dan hampir setiap jenis tanaman sebenarnya bisa dibentuk Bonsai khusunya Pohon Bringin dan Serut. Namun, semua proses harus didasari dengan keuletan dan kesabaran. Belum lagi cara membentuknya, dibutuhkan penjiwaan dan imajinasi yang tinggi agar hasil bonsai yang dibentuk memiliki nilai seni yang indah.

 

‘’Agar hasilnya bagus, setiap proses pembuatan harus dengan penjiwaan dan kesabaran agar hasilnya juga bagus,’’katanya, Kamis 18 Februari 2021.

 

Wiji sedang melihatkan tanaman bonsai kepada salah satu pembeli

Untuk pemasaran, lanjut Wiji, dirinya tak jarang memamfaatkan jejaring media sosial seperti Facebook, Instagram dan Twiter. Sedangkan untuk harganya sendiri pun sangat bervariatif, mulai dari ada yang 100 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenias bonsainya.

 

‘’ Kalo untuk bibit hargnya kurang dari 100 ribu rupiah, tapi kalo sudah didalam pot harganya bisa mencapai jutaan rupiah, dan yang membuat mahal itu adalah bentuk dan modelnya,’’imbuh Wiji.

 

Sementara itu menurut Sartijo, selaku Ketua RT setempat berharap adanya budidaya tanaman bonsai di wilayahnya bisa menjadi contoh dan motivasi warga lain agar lebih kreatif dan produktif khususnya ditengah pandemi covid 19 seperti sekarang ini. Dengan begitu, dapat menambah penghasilan ekonomi masyarakat tanpa harus jauh jauh pergi meranti ke luar kota.(K24/IMAM).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Jurnalis Kebumen

Tinggalkan Balasan