Bentuk Rasa Syukur Pasca Panen, Warga Krakal Gelar Tradisi Tumpengan

oleh -

ALIAN, Kebumen24.com – Sebagai bentuk ungkaan rasa syukur pada sang pencipta masyarakat dukuh desa Krakal menggelar acara tasyakuran atau istilah yang dikenal masyarakat bucon. Tradisi ini rutin setiap tahun digelar atau pasca panen.

Acara yang berlangsung Minggu 13 Juni 2021 di lapangan dukuh setempat berlangsung khidmat. Hadir sejumlah tokoh masyarakat dan puluhan masyarakat setempat.

Dalam kegiatan ini, sedikitnya ada 150 tumpeng dan nasi ingkung yang ditempatkan pada gerabah anyaman bambu cepon. Sete;ah dibacakan doa, Nasi ingkung tersebut kemudian dibagikan ke warga untuk di makan secara bersama sama. Dengan harapan dapat terhindar dari segala bala dan marabahaya.

Ketua RW 05 Syaiful Amri mengatakan, bucon atau tumpengan merupakan sebuah tradisi yang berlangsung sejak dahulu kala. Hingga kini tradisi ini terus dilakukan oleh anak cucu. Adapun makna dari kegiatan ini untuk nguri-nguri budaya sekaligus menjalin silaturahmi antara warga.

” Tradisi ini selalu rutin kami gelar setiap pasca panen. Ini sebagai bentuk rasa syukur kami kepada yang sang pencipta dan sekaligus meminta dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya,”. Ujarnya.

Lebih jauh Amri menjelaskan, acara ini biasanya digelar dalam skala besar, namun karena adanya pandemi covid-19 maka dilaksanakan secara berkelompok atau ditiap dukuh. Pihaknya berharap tradisi ini terus lestarikan dan jangan sampai punah.

“Tradisi ini biasanya kita gelar dalam skala besar, namun dalam masa pandemi ini kita laksanakan di tiap dukuh untuk menghindari kerumunan masa,” imbuh ketua RW 05.

Sementara itu menurut Kyai Mathori Hasyim tradisi ini sangat baik dilakukan dan dilakukan terlebih didalamnya terkandung doa untuk kemaslahan masyarakat.

“Saya kira ini saya bagus dilakukan, ini menunjukan masyarakat disini menjaga budaya yang diwariskan oleh leluhur kita,”ucapnya. (K-24/ Ilham).