KEBUMEN, Kebumen24.com – Semakin memawabahnya Covid-19 atau Virus Corona sangat berdampak pada menurunya pendapatan para pengusaha, salah satunya omzet penyedia jasa laundry di kebumen sangat menurun drastis. Hal itu dikarnakan adanya pemberlakukan sekolah untuk belajar dirumah ditambah dengan liburnya sebagian pegawai ASN di lingkungan pemkab. (lebih…)

,

 

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Tak sedikit sebagian para pedagang yang mengeluhkan sepinya pembeli akibat maraknya wabah virus corona. Namun, berbeda halnya dengan omzet penjualan pulsa justru malah meningkat. Terlebih sejak adanya pemberlakukan sosial distancing dan physical distancing serta belejar di rumah atau daring.

(lebih…)

 
KEBUMEN, Kebumen24.com – Ada cara menarik dilakukan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat menyapa warganya memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan. AKBP Rudy Cahya Kurniawan bersama pejabat utama Polres dan Kapolsek Karanganyar AKP Kusnadi bersama anggotanya “door to door” bagikan takjil kepada warga masyarakat.
Adapun pembagian takjil ini dipusatkan di daerah pelosok Karanganyar di Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar, Jumat 24 April 2020. Meski jalan berbukit dan sedikit licin, tak menyurutkan niat Polres Kebumen untuk berbagi di daerah itu.

“Kami ingin menyapa warga masyarakat sembari mengucapkan selamat berpuasa. Kami juga bagikan takjil yang dapat meringankan beban warga masyarakat yang secara tidak langsung terkena imbas dari Covid-19,” jelas AKBP Rudy di sela kegiatan.

 
Takjil atau bingkisan yang dibagikan berupa 10 Kg beras putih, 1 liter minyak goreng, gula pasir, mie instan dan 1 pack teh celup yang dikemas dalam satu karung plastik. Cukup lumayan berat takjil yang dibagikan, sehingga harus diangkut menggunakan mobil patroli Backbone Polsek Karanganyar.
Dari pembagian takjil itu itu AKBP Rudy berharap dapat bermanfaat bagi masyarakat di bulan suci ramadhan.

“Total ada 200 bingkisan yang kami bagikan. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi warga masyarakat yang menerima,” katanya.

Bantuan takjil yang diberikan Polres Kebumen disambut baik oleh warga masyarakat. Para penerima bantuan taljil itu mengaku terkejut saat didatangi langsung oleh puluhan polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolres.

 “Alhamdulillah, terimakasih banyak bantuannya. Kirain ada apa, Pak,” ucap salah satu warga masyarakat.

Selain di daerah pelosok, pembagian juga dilakukan kepada para abang becak yang biasa mangkal di Jeruk Gulung Karanganyar dan Mulyo Taruno. (K24/THR/WIN)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Ketua MPR RI Bambang Susatyo kembali memberikan bantuan berupa 100 alat rapid test dan juga 100 APD lengkap. Bantuan tersebut diserahkan melalui ketua DPD Partai Golkar Halimah Nurhayati.
Bantuan diterima langsung oleh Bupati Kebumen H. Yahzid Machfud di Pendopo Rumah Dinas Bupati sore jumat, 24 april 2020 dan disaksikan langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiyantoro, BPBD dan juga anggota Fraksi Partai Golkar.
Bupati Kebumen saat menerima bantuan Alat kesehatan menyampaikan berterima kasih yang sebesar besarnya atas kepedulian dari ketua MPR RI. Bantuan tersebut sangat berguna bagi seluruh tenaga medis yang ada di kebumen.

“ Saya ucapkan terima kasih kepada ketua MPR RI atas bantuan untuk para petugas medis yang merupakan garda terdepan penanganan covid 19,” ungkap Gus Yahzid.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Halimah mengatakan banuan tersebut adalah sebagai wujud kepedulian dari ketua MPR RI Bambang Susatyo untuk para tenaga medis yang ada di Kebumen. Bantuan tersebut juga untuk mendukung para tenaga medis agar tidak terpapar covid 19.

“ Kepedulian dan dukungan dari ketua MPR RI Bambang Susatyo yang berjuang di garda paling depan penganganan covid 19,” ucap ketua DPD.

Dalam kesempatannya Halimah mengatakan bantuan untuk tenaga medis ini merupakan bantuan yang kedua. Seperti diketahui penyaluran bantuan yang pertama berupa 100 rapid test, 1000 masker bedah dan 10 alat semprot desinfektan, dan diharapkan semua bantuan bisa segera dimanfaatkan secara cepat agar covid 19 di kebumen segera tertangani.

 “ Bantuan ini merupakan bantuan yang kedua yang pertama adalah 100 rapid test, 10 alat semprot dan 1000 masker medis dan semoga semua bisa segera digunakan dengan cepat,” pungkas halimah. (k24/imam)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Permenhub tersebut telah ditetapkan pada tanggal 23 April 2020 sebagai tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah untuk melarang mudik pada tahun ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19,” demikian disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto melalui rilisnya, Jumat 24 April 2020 kemarin.

Supriyanto melanjutkan, bahwa mulai tanggal 25 April 2020 hari ini Seluruh perjalanan Kereta Api di wilayah Daop 5 Purwokerto dibatalkan perjalanannya. Adapun Total ada 91 Perjalanan Kereta Api jarak jauh dan lokal di wilayah Daop 5 Purwokerto, yang seluruhnya dibatalkan perjalanannya.
Bagi calon penumpang yang KA-nya batal berangkat akan dikembalikan bea tiketnya 100%. Penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121 dan dipersilakan ikuti petunjuk selanjutnya. Apabila belum dihubungi, penumpang juga bisa membatalkan tiketnya sendiri melalui aplikasi KAI Access dan loket Stasiun.
Pembatalan melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian. Adapun untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh dan Lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan dengan menunjukkan kode booking, dan uang akan langsung diganti secara tunai.
Penumpang dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, atau media sosial  @kai121 untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perjalanan KA-nya.

“KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang yang perjalanannya tertunda dampak dari pembatalan perjalanan KA,”imbuh Supriyanto
 

Perkembangan situasi dan informasi terkait perjalanan KA akan kami sampaikan lebih lanjut. Dan kita berdoa serta berharap semoga kondisi yang menimpa Bangsa Indonesia ini segera berakhir dan semua bisa kembali normal. (K24/arta)

KEBUMEN, Kebumen24.com- Rumah sakit darurat yang berada di komplek UPTD Klinik Pengobatan Penyakit Paru Kebumen di Jalan Gelatik 2A Kelurahan Panjer Kecamatan Kebumen resmi beroprasi. Peresmian di tandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, dan disakiskan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen Erry Pudyanto Marwantoro, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono.
Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan HA Dwi Budi Satrio, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen, Jumat, 24 April 2020.
Dijelaskan Bupati bahwa difungsikannya rumah sakit darurat sesuai dengan target pada awal Ramadan sudah dapat beroperasi. Sehingga penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Kebumen bisa lebih optimal.

“Mulai Sabtu besok langsung dijdaikan tempat isolasi 18 warga yang sudah rapid test reaktif,” kata Yazid Mahfudz.

Selain itu, tempat tersebut juga mampu menampung hingga 100 pasien. Rumah sakit darurat ini, lanjut dia, sebagai bentuk antisipasi membludaknya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Adapun untuk Direktur Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kabupaten Kebumen, akan di pimpin drg Sri Purwitasari, dan untuk tim tenaga kesehatan akan diisi oleh para doktrer serta dibantu para relawan  dari mahasiswa STIKES Muhammadiyah Gombong.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Budi Satrio, menjelaskan rumah sakit darurat dibagi dalam tiga zona. Zona 1 untuk pasien yang sudah dilakukan rapid test atau tes cepat dengan hasil reaktif. 

“Mereka dilakukan swab di rumah sakit darurat, kalau hasilnya positif kita rujuk ke rumah sakit. Yang hasilnya negatif kita perbolehkan pulang,” terangnya.

Selanjutnya, zona 2 untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang belum dilakukan rapid tes. Sedangkan, zona 3 untuk karantina Orang Daalam Pemantauan (ODP).

“Untuk zona 3 untuk mengantisipasi ODP yang tidak diterima oleh keluarganya maupun tidak ada fasilitas karantina di desa,” ujar Budi Satrio.

Tak hanya rumah sakit darurat, Pemkab Kebumen juga menyiapkan ruang karantina bagi tenaga medis yang bertugas menangani pasien Covid-19. Lokasinya berada di penginapan yang letaknya di Komplek PLUT UMKM Kebumen. Kamar yang tersedia sebanyak 10 kamar dan 2 kamar VIP, masing-masing terdapat 2 tempat tidur.(K24/IMAM)

KARANGGAYAM, Kebumen24.com- Tak dapat dipungkiri, semenjak masa pandemi Covid-19 menyelimuti seluruh wilayah termasuk Kebumen, angka kriminalitas di tengah masyarakat menunjukan trend peningkatan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Desa Pagebangan, Kecamatan Karanggayam.
Guna mengantisipasi kemungkinan terburuk akan terjadi. Pemdes Pagebangan memberlakukan Posko Siaga Corona Desa Pagebangan dijaga ketat oleh sejumlah relawan selama 24 jam. Dimotori Karangtaruna Desa, Posko dibuat menggunakan sistem shift dimana setiap shift melibatkan relawan secara bergilir.
Berdasarkan dari penelusuran Kebumen24.com, sebelumnya diwilayah Kecamatan Petanahan telah terjadi aksi pencurian delapan ekor kambing dalam semalam. Belum lama ini, Polres Kebumen juga berhasil membekuk kawanan pencuri sepeda motor yang beraksi di siang bolong.
Kepala Desa Pagebangan Nursoleh Aji Setiawan menjelaskan, Posko Siaga Corona didirikan tidak semata memprioritaskan penanganan penyebaran Covid-19. Melainkan yang tak kalah penting adalah ancaman stabilitas keamanan lingkungan dan meningkatnya kriminalitas.

“Sebenarnya permasalahan ini kompleks ya, bukan hanya pencegahan Covid-19. Kita juga perhatikan betul masalah keamanan,” ucapnya, saat ditemui di Posko Siaga Corona Desa Pagebangan, Kamis, 24 April 2020.

Lebih lanjut, Nursoleh mengatakan, tugas relawan yang berada di Posko tidak hanya melakukan pendataan bagi perantau yang pulang ke kampung halaman. Tetapi juga memperhatikan akses setiap orang yang keluar masuk melalui Posko.

 “Semua perantau pulang langsung kita data tanpa terkecuali. Kedepan akan kita tingkatkan, lebih lagi memasuki puasa dan lebaran,” ucap dia.

Keberadaan Posko Siaga Corona di Desa Pagebangan ini tidak terlepas atas pendampingan dari personel Polsek dan Koramil Karanggayam. Bentuk dukungan keduanya terlihat dengan melakukan pemantauan intensif secara rutin di beberapa titik yang dinilai rawan.

  “Ini sebagai wujud tanggung jawab kami bersama, tidak lain agar masyarakat nyaman dan terhindar dari tindak kriminal,” jelas Serka Sukadi, Babinsa Desa Pagebangan saat pantauan di Posko.

Bahkan tak jarang, kata dia, dirinya terlibat langsung bersama relawan melakukan patroli di pemukiman warga. Selain itu, guna memberikan rasa aman terhadap aksi kriminalitas juga dilaksanakan pemantauan ke sejumlah fasilitas publik.

 “Tugas Babinsa kan memang untuk pembinaan teritorial. Justru saya berterimakasih sekali kepada relawan karena ada kepedulian menjaga,” paparnya.

Sementara, Bambang Sutrisno Ketua Komisi D DPRD Kebumen yang berangkat dari Dapil Karanggayam mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemdes Pagebangan.

“Bagus ya, ini saya kira perlu dicontoh yang lain. Karena saya lihat masih banyak Posko rame hanya siang hari tapi kalau malam dibiarkan kosong,” jelasnya.

Ia meminta sinergitas yang dibangun baik dengan berbagai pihak terus terjalin dalam mengantisipasi aksi kriminalitas yang dapat merugikan masyarakat.

“Jangan sampai ketahuan ada kasus baru bergerak. Minta bantuan Polisi atau TNI pasti mau karena tugas dan kewajiban mereka,” tutup Bambang. (K24/Hfd)