Alumni Ploso Kediri Sayangkan Perkataan Gus Kautsar Disebut Hoax

oleh -
FOTO K24

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Jabres Sruweng Kyai Syaiful Munir yang sekaligus alumni santri Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri sangat menyayangkan adanya pernyataan yang menyebut bahwa perkataan KH. Abdurrahman Al Kautsar saat berkunjung ke ponpes Alkahfi Somalangu itu Hoax. Terlebih pernyataan tersebut muncul di media sosial dengan mengatas namakan Alumni Ploso.

 

Disebutkanya, bahwa saat berkunjung ke Ponpes Alkahfi Somalngu Desa Sumberadi Kebumen pada Selasa 10 November 2020 kemarin, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri yang akrab disapa Gus Kautsar memang benar mengatakan bahwa ulama dan warga khususnya NU harus bersatu untuk mendukung paslon yang ada. Dalam hal ini Arif Rista dan bisa terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kebumen pada Pilkada 9 Desember mendatang. Dengan harapan bisa menjadi pemimpin yang bersih amanah dan peduli dengan rakyat.

 

‘’ Atas nama pribadi dan alumni Ploso, saya sangat sedih dan menyayangkan kenapa ada orang yang menyebut perkataan ulama dan termasuk guru saya itu hoax. Padahal setahu saya saat itu, orang yang menampik berita itu tidak ikut di lokasi kemarin, kok bisa mengatakan itu,’’ ucapnya, Jumat 13 November 2020 kepada Kebumen24.com.

 

Saat ditanya mengenai siapa orang yang dimaksud menampik tersebut, dirinya enggan menyebutkan nama sebenarnya dan hanya mengatakan bahwa ada dari salah seorang alumni ploso.

 

‘’ Ya memang dia juga alumni Ploso, tapi kan saat di Ponpes Al Kahfi Somalangu dia tidak ikut, jadi dia nggak tahu sebenarnya,’’ imbuh Kyai Alumni Santri Senior Ploso itu.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa kedatangan Gus Kautsar di Kebumen memang tidak hanya ke Ponpes Alkahfi saja, tapi juga ke Pendopo Bupati Kebumen. Namun saat kunjunganya itu, tidak semuanya alumni ikut mengawal sepenuhnya.

 

Seperti saat di Ponpes Al Kahfi, Gus Kautsar memang sempat mengisi tausiyah di acara Maulid Nabid dan mengatakan ajakannya untuk kemaslahatan umat. Akan tetapi berbeda saat berbicara dengan para tokoh ulama NU di kediaman Pengasuh Ponpes Alkahfi  KH. Afifudin Chanif Al-Hasani. Saat itu, tidak seluruhnya ada di dalam dan hanya beberapa tokoh seperti Ketua PCNU Kebumen Dawamudin Masdar, pengasuh Ponpes Alhasani Gus Fachrudin Achmad Nawawi dan Gus Asyharry Muhammad Alhasani, termasuk Calon Bupati Bupati Arif Sugiyanto.

 

‘’ Saat didalam rumah Gus Afifudin itu tidak semua tokoh masuk, jadi tidak semua mendengarkan, tapi saya ada di situ jadi saya tahu dan mendengarkan sendiri apa yang disampaikan Gus Kautsar memang seperti itu, jadi jangan salah penafsiran,’’ tegasnya.

 

Hal senada juga dibenarkan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Alhasani Desa Jatimulo Alian, Gus Harry Alhasani yang juga merupakan alumni Ponpes Lirboyo Kediri. Menurutnya, apa yang disampaikan Gus Kautsar itu benar dan wajar sebagai ulama itu mengajak umatnya untuk berpihak kepada hal yang positif.

 

“Disitu sudah jelas bahwa Gus Kautsar mendukung penuh Pilkada di kebumen, dan calon yang terpilih jadi bupati nantinya bisa membangun kebumen lebih baik, terutama di Kebumen banyak sekali pesantren pesantren yang harus diperdulikan, dan disejahterakan,’’ terang Gus Harry yang juga Ketua Cabang Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Kebumen itu.

 

Gus Harry juga menyadari bahwa di Kabupaten Kebumen banyak dari kalangan santri yang sebenarnya melek teknologi. Namun di sisi lain Gus Harry, mengingatkan bahwa teknologi juga harus diimbangi dengan wawasan yang luas dan jangan berpikiran cupet atau dangkal. Salah satunya harus memahami kalimat dan bahasa dalam bermedia sosial.

 

‘’ Saya tegaskan, bahwa dawuh Gus Kautsar saat itu mengajak mendukung, dan tidak ada dawuhnya harus memilih. Mendukung artinya apa harus memilih, jadi cermati bahasanya, jangan asal apa apa hoax sebelum tahu faktanya,’’ tegas Gus Harry.

 

Selain itu Gus Harry juga berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya warga NU, untuk tidak mudah terprovokasi atau terlalu berprasangka buruk. Terlebih berbicara tentang politik praktis.

 

‘’ Intinya kalo nggak tahu secara langsung jangan asal membuat statement miring,’’ tandas Gus Harry.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri Jawa Timur Gus H. M. Abdurrohman Al Kautsar mengajak seluruh tokoh dan warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk bersatu mendukung H, Arif Sugiyanto SH menang terpilih menjadi Bupati di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Selain itu masyarakat juga diminta untuk bersama sama mendoakan agar pelaksanaan pilkada nanti berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

 

Meski pilkada kebumen hanya ada satu paslon, Menurut Gus Kautsar, bukan berarti masyarkat tidak memiliki pilihan, akan tetapi justru menandakan kebumen telah  bersatu demi membangun Kebumen kedepan lebih sejahtera.

 

Selain itu, Gus Kautsar juga mengatakan peran ulama memiliki andil besar dalam kemajuan suatu Negara maupun daerah. Termasuk dalam mensukseskan pilkada nanti. Maka dari itu, pihaknya berpesan kepada ulama khususnya tokoh NU Kebumen, agar bersatu merapatkan barisan untuk mewujudkan pemimpin yang bersih, amanah dan mengayomi masyarakatnya.(K24/THR).

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Kebumen24