AYAH, Kebumen24.com,- Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama ( LPBI NU ) bekerjasama dengan BPBD Kebumen menggelar latihan tanggap bencana dan diikuti oleh 50 orang peserta dari setiap Kecamatan di Kebumen.

Kegiatan dengan tema Menuju Kebumen Tanguh Bencana ini dibuka secara resmi oleh Wakil ketua Tandzfidiyah PCNU Kebumen Saiful Munir, Jumat 9 April 2021, di SMK Ma’arif 6 Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Hadir PLT Kepala Dinas BPBD Kebumen Eko Widyatmoko, Sekretaris Dinas BPBD Kebumen Teguh Kristanto, Kepala Sekolah SMK Ma’arif Ayah dan juga para relawan.

Ketua LPBI NU Muhsinun mengatakan kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas, organisasi dan ketangguhan masyarakat dalam kesiap Siahaan bencana. Dengan pelatihan ini diharapkan para relawan memiliki pengetahuan dan skill, tentang bagaimana membantu masyarakat yang terkena musibah secara manusiawi.

Selain itu, sebagai organisasi kemanusiaan bisa bersinergi dengan pemerintah yang dalam hal ini BPBD dan juga organisasi sosial lainnya. Kegiatan sendiri akan berlangsung selam 3 hari hingga tanggal 11 April 2021.

” Hari ini ditahap satu saat ini diwilayah barat ada 6 kecamatan Atau 6 majlis wakil cabang, yakni Kecamatan Ayah, Sempor, Kuwarasan, Gombong, Rowokele dan Buayan,” jelasnya.

Adapun pelatihan yang berikan yaitu, di hari pertama peserta diberikan materi tentang pengetahuan managerial dan untuk hari kedua peserta akan diberikan pelatihan skill. Kemudian juga akan diadakan simulasi untuk merangkum semua pengetahuan yang sekaligus penyematan kaos identitas.

” Ditahun ini adalah tahap yang pertama dari 4 tahapan dalam 1 tahun, dan di tahun 2021 sesuai arahan Bupati kita harus menuntaskan dari sisi ketangguhan bencananya maka ada 160 yang akan dilatih relawannya di Kabupaten Kebumen,” urainya

Sementara itu Sekretaris Dinas BPBD Kebumen Teguh Kristanto mengatakan semakin banyak yang terlibat dalam relawan kebencanaan maka kerja penanggulangan bencana akan semakin mudah dan masyarakat juga semakin cepat untuk ditolong. Pihaknya berharap kegiatan ini bisa untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sampai dengan sekala terkecil seperti perorangan.

” Itu yang akan kita tingkatkan kedepan, agar semuanya bisa berperan serta, dan informasi informasi mengenai kebencanaan akan kita publish sedemikian rupa, sehingga siapapun bisa ikut berperan dan mengambil posisi, untuk mengurangi resiko resiko bencana yang kemungkinan ada,” pungkasnya.(k24/IMAM).

By Redaksi

Redaksi Kebumen24