Pendidikan

Jabat Ketua LP Ma’arif NU Kebumen! Dr. Mustolih Siap Tancap Gas Bawa Sekolah Go Digital Berbasis Pesantren

460
×

Jabat Ketua LP Ma’arif NU Kebumen! Dr. Mustolih Siap Tancap Gas Bawa Sekolah Go Digital Berbasis Pesantren

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Kepemimpinan baru di Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Kebumen membawa semangat perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Ketua terpilih, Dr. Mustolih, menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan pendidikan Ma’arif tanpa meninggalkan akar tradisi pesantren.

Dalam keterangannya, Mustolih menyampaikan bahwa visi utama yang diusung adalah mewujudkan sekolah dan madrasah Ma’arif Kebumen yang unggul, berkarakter Aswaja An-Nahdliyah, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).

“Pendidikan berbasis pesantren tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, moderat, dan berkepribadian kuat. Namun, di saat yang sama, mereka juga harus memiliki kemampuan akademik dan keterampilan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya, Rabu 8 April 2026.

Untuk merealisasikan visi tersebut, LP Ma’arif Kebumen akan fokus pada sejumlah program prioritas dalam satu hingga dua tahun ke depan. Di antaranya adalah pengembangan sekolah dan madrasah unggulan di setiap jenjang, peningkatan kompetensi guru berbasis teknologi dan AI, penguatan kurikulum Aswaja An-Nahdliyah, serta digitalisasi tata kelola lembaga pendidikan.

Selain itu, penguatan kemitraan dengan pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya membangun citra positif lembaga pendidikan Ma’arif sebagai pilihan utama masyarakat turut menjadi perhatian.

Di era digital, LP Ma’arif Kebumen juga akan mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi. Platform digital akan digunakan sebagai sarana publikasi kegiatan, komunikasi dengan masyarakat, hingga mendukung proses pembelajaran dan administrasi pendidikan.

“Teknologi, termasuk AI, akan kita arahkan sebagai alat bantu pembelajaran dan pengembangan kreativitas, baik bagi guru maupun peserta didik,” tambahnya.

Meski demikian, Mustolih mengakui sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti ketatnya persaingan antar lembaga pendidikan, kesenjangan kompetensi teknologi di kalangan guru, hingga persepsi masyarakat terhadap kualitas lembaga.

Untuk menjawab tantangan tersebut, LP Ma’arif Kebumen akan melakukan berbagai inovasi, mulai dari peningkatan kompetensi guru berbasis digital, penguatan identitas Aswaja sebagai keunggulan khas, hingga digitalisasi manajemen lembaga dan penguatan jejaring dengan pesantren serta alumni.

Tak kalah penting, peran aktif guru dan santri juga terus didorong, khususnya dalam literasi digital dan etika bermedia sosial. Pelatihan, pembinaan, serta pengembangan komunitas guru inovatif menjadi bagian dari strategi tersebut.

Dengan langkah ini, diharapkan transformasi digital di lingkungan pendidikan Ma’arif Kebumen dapat berjalan seiring dengan penguatan karakter dan nilai-nilai tradisi pesantren yang menjadi ciri khasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com