SOSIAL

Berkat Bedah Rumah ke-51, Sedulur Kebumen Bantu Warga Kebadongan Miliki Hunian Layak

582
×

Berkat Bedah Rumah ke-51, Sedulur Kebumen Bantu Warga Kebadongan Miliki Hunian Layak

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan komunitas Sedulur Kebumen melalui program bedah rumah ke-51. Kali ini, bantuan menyasar keluarga Sigit Sudarmaji (53) dan istrinya, Riyanti (46), warga RT 03 RW 03 Desa Kebadongan, Kecamatan Karanganyar, pada Selasa (7/4/2026).

Suasana haru menyelimuti proses dimulainya renovasi rumah tersebut. Sigit bersama istri dan dua anaknya tak kuasa menahan air mata saat melihat rumah mereka yang sebelumnya rusak parah kini akan diperbaiki. Musibah yang menimpa keluarga ini terjadi beberapa waktu lalu, ketika angin kencang menerjang dan merobohkan atap rumah mereka.

Akibat kejadian tersebut, genteng hancur dan sejumlah perabotan rumah tangga rusak tertimpa kayu serta material bangunan. Kondisi ini membuat rumah mereka tidak lagi layak huni, terutama saat hujan turun karena air dengan mudah masuk ke dalam rumah.

Dalam kesehariannya, Sigit bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sementara itu, Riyanti berjualan lotek dengan penghasilan yang tidak menentu. Keterbatasan ekonomi membuat mereka kesulitan memperbaiki rumah secara mandiri.

Ketua Sedulur Kebumen, Sugeng, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini Sedulur Kebumen kembali melaksanakan bedah rumah yang ke-51. Dana yang terhimpun sebesar Rp30 juta untuk renovasi rumah, yang berasal dari anggota Sedulur Kebumen,” ujarnya.

Tak hanya renovasi rumah, bantuan juga diberikan dalam bentuk perlengkapan rumah tangga seperti kasur, kursi, meja, televisi, serta perabotan lainnya. Selain itu, Sedulur Kebumen turut memberikan modal usaha kepada Riyanti untuk mendukung usahanya berjualan lotek.

“Kami ingin bantuan ini tidak hanya memperbaiki rumah, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” tambah Sugeng.

Menurutnya, kondisi rumah Sigit yang mengalami kerusakan cukup parah menjadi alasan utama dipilihnya sebagai penerima bantuan.

“Atap rumah sudah ambruk, dan saat hujan air masuk ke dalam rumah. Ini perlu segera ditangani agar keluarga bisa kembali tinggal dengan layak,” jelasnya.

Kegiatan sosial ini juga mendapat apresiasi dari Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K. Ia menilai program bedah rumah yang konsisten dilakukan Sedulur Kebumen mampu membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni.

“Kami mengapresiasi program ini yang rutin dilaksanakan. Ini adalah bentuk kepedulian sosial yang luar biasa dan sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

“Semoga ke depan tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Kebumen,” imbuhnya.

Sementara itu, Sigit Sudarmaji mengungkapkan rasa syukur mendalam atas bantuan yang diterimanya. Ia mengenang kembali peristiwa saat angin kencang merusak rumahnya.

“Atap rumah tiba-tiba ambrol, genteng hancur, dan perabotan rusak tertimpa kayu. Kami sangat kesulitan sejak kejadian itu,” tuturnya.

Dengan penuh haru, Sigit menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu keluarganya bangkit dari keterpurukan.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Sedulur Kebumen. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com